Peresmian Gereja Jadi Simbol Harmoni, Wali Kota Bekasi Tegaskan Keberagaman sebagai Kekuatan Utama

MSIR.COM, Kota Bekasi —Komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam merawat toleransi dan keberagaman kembali ditegaskan dengan diresmikannya Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Seroja. Berlokasi di Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, peresmian ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan simbol kuat bahwa Kota Bekasi memegang teguh prinsip kota yang harmonis dan inklusif bagi seluruh warganya.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memimpin peresmian tersebut, didampingi oleh Ketua GKP Jemaat Seroja, Pdt. Olisimus Dani, jajaran pengurus gereja, serta tokoh masyarakat dan perangkat daerah setempat.

 

KEBERAGAMAN ADALAH JATI DIRI KOTA 

​Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan rumah ibadah ini. Ia menekankan bahwa kehadiran GKP Jemaat Seroja memperkuat posisi Bekasi sebagai kota yang berdiri untuk semua agama dan keyakinan.

​“Bekasi adalah kota yang harmonis, di mana keberagaman menjadi inti dari pembangunan. Kota ini adalah rumah bagi seluruh warga, tanpa memandang latar belakang,” tegas Tri Adhianto.

​Ia menyoroti kebijakan pemerintah kota yang memfasilitasi pendirian rumah ibadah dengan proses perizinan yang mudah dan tanpa biaya dari tingkat pengurus hingga provinsi. Hal ini merupakan wujud nyata tanggung jawab Pemkot Bekasi dalam memberikan pelayanan yang setara dan memastikan seluruh umat beragama merasa nyaman serta saling menguatkan.

 

PREDIKAT KOTA HARMONIS DAN KOLABORASI GLOBAL 

​Tri Adhianto turut mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun kota metropolitan. Ia bangga menyebutkan bahwa Bekasi termasuk dalam 10 besar kota paling harmonis di Indonesia, sebuah predikat yang harus dipertahankan melalui penguatan persaudaraan lintas agama, suku, dan budaya.

​Semangat kolaborasi ini, imbuhnya, juga tercermin dalam kerja sama internasional yang dijalin Bekasi, seperti dengan Seongnam (Korea Selatan) di bidang olahraga, budaya, dan ekonomi; Izumisano (Jepang) dalam lingkungan; serta Xiangnan (Tiongkok) untuk pengelolaan persampahan.

​Peresmian ini diharapkan menjadi momentum pendorong bagi penguatan toleransi sosial dan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang inklusif di Kota Bekasi. [■]

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!