Iklan

iklan

Strategi Transformasi SDM TNI 2026: Kasum TNI Tekankan Kepemimpinan Keteladanan demi Indonesia Emas!

REDAKSI
Selasa, Maret 03, 2026 | 16:25 WIB Last Updated 2026-03-03T21:38:42Z
​Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon 


Jakarta, MSIR.COM ------Menuju visi besar Indonesia Emas 2045, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai tancap gas dalam membenahi kualitas internalnya. Hal ini ditegaskan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Personel (Rakor Pers) TNI Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (3/3/2026).

​Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, yang membuka langsung acara tersebut, membawa pesan kuat mengenai arah baru pembinaan prajurit di masa depan.

FOKUS UTAMA: MEMBANGUN SDM TNI YANG "PRIMA"

​Mengusung tema "Spers TNI Siap Mewujudkan Personel TNI yang Prima untuk Indonesia Maju dan Berdaulat", Rakor ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah cetak biru bagi penguatan sumber daya manusia di lingkungan militer.

​Menurut Letjen Richard Tampubolon, kualitas pembinaan Human Resources adalah tulang punggung kontribusi TNI bagi kedaulatan negara. Tanpa SDM yang profesional, cita-cita besar bangsa akan sulit tercapai.​

"Kepemimpinan yang paling efektif bukan dengan jari telunjuk, tetapi dengan keteladanan," tegas Kasum TNI dalam amanatnya.

KEPEMIMPINAN KETELADANAN: FONDASI UTAMA PRAJURIT 

​Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan adalah penekanan pada aspek moralitas dan perilaku. Kasum TNI mengingatkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan harus mendarah daging dalam sikap sehari-hari.

​Sistem kepemimpinan "instruksi jari telunjuk" mulai digeser dengan pendekatan inspiratif. Harapannya, setiap atasan mampu menjadi cermin integritas bagi bawahannya, menciptakan lingkungan kerja yang solid dan berdedikasi tinggi.

POIN-POIN STRATEGIS RAKOR PERS TNI 2026

​Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, terdapat beberapa fokus kebijakan yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2026:

  1. Perencanaan Terukur: Rekrutmen dan penempatan personel yang lebih presisi.
  2. Pengembangan Karier: Transparansi dan meritokrasi dalam kenaikan pangkat.
  3. Peningkatan Kompetensi: Pelatihan berkelanjutan menghadapi tantangan geopolitik modern.
  4. Kesejahteraan Prajurit: Memastikan hak dan fasilitas prajurit terpenuhi secara optimal.

Penutupan Rakor oleh Waaspers Panglima TNI, Brigjen TNI Iwan Setiawan, menandai dimulainya langkah konkret perbaikan personel. Dengan personel yang prima dan berintegritas, TNI optimis dapat menghadapi tantangan global sekaligus menjadi pilar utama pembangunan nasional. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Strategi Transformasi SDM TNI 2026: Kasum TNI Tekankan Kepemimpinan Keteladanan demi Indonesia Emas!

Trending Now

Iklan

iklan