![]() |
| Photo Dok. Divisi Humas Polri |
Jakarta, MSIR.COM ------Arus Mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Menanggapi potensi kemacetan parah di titik krusial penyeberangan Jawa-Sumatera, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melontarkan usulan berani: penerapan metode "First Come First In" di pelabuhan.
Strategi ini diharapkan menjadi kunci utama untuk mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ yang kerap menjadi titik lelah para pemudik.
STRATEGI WARNA: MENGENAL INDIKATOR SITUASI HIJAU, KUNING, DAN MERAH
Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di PTIK (2/3), Kapolri memaparkan sistem klasifikasi kepadatan untuk menentukan langkah rekayasa lalu lintas:
1. Pelabuhan Merak (Utama)
- Situasi Hijau: Antrean normal di 7 dermaga yang tersedia.
- Situasi Kuning: Antrean memanjang hingga SPBU Cikuasa Atas.
- Situasi Merah: Kondisi kritis di mana antrean mencapai Gerbang Tol Merak.
2. Pelabuhan Ciwandan & BBJ
- Ciwandan: Mengikuti skema serupa untuk kendaraan roda dua dan logistik tertentu.
- Pelabuhan BBJ: Difokuskan untuk truk tangki, tronton, dan alat berat. Jika situasi merah, buffer zone di PT SMI dan Jalan Lingkar akan diaktifkan secara maksimal.
Mengapa 'First Come First In' Menjadi Solusi?
Salah satu masalah klasik mudik adalah keterpakuan pemudik pada jam keberangkatan di tiket digital. Kapolri menilai, pada puncak arus mudik, fleksibilitas adalah kunci.
"Siapa yang datang duluan, dia langsung masuk kapal. Jika harus saklek mengikuti tanggal di tiket saat puncak arus, potensi penumpukan akan sangat besar," ujar Jenderal Listyo Sigit.
Dengan metode ini, diharapkan tidak ada kendaraan yang "parkir" terlalu lama di area pelabuhan hanya untuk menunggu jam keberangkatan, sementara ada slot kosong di kapal yang bisa diisi lebih awal.
OPERASI KETUPAT 2026: MUDIK AMAN, KELUARGA BAHAGIA
Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dengan mengerahkan ratusan ribu personel gabungan, Polri mengusung tagline: "Mudik Aman dan Keluarga Bahagia".
Langkah yang diambil tidak hanya sekadar pengaturan jalan, tetapi juga mengedepankan:
- Preemptive: Sosialisasi dini kepada masyarakat.
- Preventive: Penjagaan ketat di titik-titik rawan kecelakaan dan kriminalitas.
- Penegakan Hukum: Tindakan tegas bagi pelanggar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
TIPS MUDIK 2026 VIA PELABUHAN:
Agar perjalanan Anda lancar menuju Pulau Sumatera, perhatikan poin-poin berikut:
- Pantau Update Status Pelabuhan: Selalu cek apakah Pelabuhan Merak berada dalam situasi Hijau, Kuning, atau Merah melalui aplikasi resmi.
- Persiapkan Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mengantre di buffer zone.
- Patuhi Petugas: Skema First Come First In menuntut ketertiban antrean yang tinggi.
Penerapan metode baru ini tentu membutuhkan koordinasi erat dengan pihak ASDP dan stakeholder terkait. Namun, satu hal yang pasti: keselamatan dan kenyamanan pemudik tetap menjadi prioritas utama. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



