Iklan

iklan

Terobosan Baru! Kapolri Usul Metode ‘First Come First In’ di Pelabuhan untuk Mudik 2026: Apa Dampaknya bagi Anda?

REDAKSI
Selasa, Maret 03, 2026 | 05:36 WIB Last Updated 2026-03-02T22:49:16Z
Photo Dok. Divisi Humas Polri 


Jakarta, MSIR.COM ------Arus Mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Menanggapi potensi kemacetan parah di titik krusial penyeberangan Jawa-Sumatera, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melontarkan usulan berani: penerapan metode "First Come First In" di pelabuhan.

​Strategi ini diharapkan menjadi kunci utama untuk mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ yang kerap menjadi titik lelah para pemudik.

​STRATEGI WARNA: MENGENAL INDIKATOR SITUASI HIJAU, KUNING, DAN MERAH 

​Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di PTIK (2/3), Kapolri memaparkan sistem klasifikasi kepadatan untuk menentukan langkah rekayasa lalu lintas:

​1. Pelabuhan Merak (Utama)

  • Situasi Hijau: Antrean normal di 7 dermaga yang tersedia.
  • Situasi Kuning: Antrean memanjang hingga SPBU Cikuasa Atas.
  • Situasi Merah: Kondisi kritis di mana antrean mencapai Gerbang Tol Merak.

​2. Pelabuhan Ciwandan & BBJ

  • Ciwandan: Mengikuti skema serupa untuk kendaraan roda dua dan logistik tertentu.
  • Pelabuhan BBJ: Difokuskan untuk truk tangki, tronton, dan alat berat. Jika situasi merah, buffer zone di PT SMI dan Jalan Lingkar akan diaktifkan secara maksimal.

Mengapa 'First Come First In' Menjadi Solusi?

​Salah satu masalah klasik mudik adalah keterpakuan pemudik pada jam keberangkatan di tiket digital. Kapolri menilai, pada puncak arus mudik, fleksibilitas adalah kunci.​

"Siapa yang datang duluan, dia langsung masuk kapal. Jika harus saklek mengikuti tanggal di tiket saat puncak arus, potensi penumpukan akan sangat besar," ujar Jenderal Listyo Sigit.

​Dengan metode ini, diharapkan tidak ada kendaraan yang "parkir" terlalu lama di area pelabuhan hanya untuk menunggu jam keberangkatan, sementara ada slot kosong di kapal yang bisa diisi lebih awal.

​OPERASI KETUPAT 2026: MUDIK AMAN, KELUARGA BAHAGIA 

​Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dengan mengerahkan ratusan ribu personel gabungan, Polri mengusung tagline: "Mudik Aman dan Keluarga Bahagia".

​Langkah yang diambil tidak hanya sekadar pengaturan jalan, tetapi juga mengedepankan:

  1. Preemptive: Sosialisasi dini kepada masyarakat.
  2. Preventive: Penjagaan ketat di titik-titik rawan kecelakaan dan kriminalitas.
  3. Penegakan Hukum: Tindakan tegas bagi pelanggar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

TIPS MUDIK 2026 VIA PELABUHAN:

​Agar perjalanan Anda lancar menuju Pulau Sumatera, perhatikan poin-poin berikut:

  • Pantau Update Status Pelabuhan: Selalu cek apakah Pelabuhan Merak berada dalam situasi Hijau, Kuning, atau Merah melalui aplikasi resmi.
  • Persiapkan Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mengantre di buffer zone.
  • Patuhi Petugas: Skema First Come First In menuntut ketertiban antrean yang tinggi.


Penerapan metode baru ini tentu membutuhkan koordinasi erat dengan pihak ASDP dan stakeholder terkait. Namun, satu hal yang pasti: keselamatan dan kenyamanan pemudik tetap menjadi prioritas utama. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terobosan Baru! Kapolri Usul Metode ‘First Come First In’ di Pelabuhan untuk Mudik 2026: Apa Dampaknya bagi Anda?

Trending Now

Iklan

iklan