Ribuan Buruh Geruduk Monas Tuntut Keadilan: Polda Metro Pastikan Demo Aman, Tanpa Senpi, dan Lalin Dialihkan

MSIR.COM, Jakarta Ribuan pekerja yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin siang. Aksi demonstrasi ini menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta menjadi Rp6 juta pada tahun depan Januari 2026. Dan penyampaian aspirasi mengenai hak-hak pekerja, namun sorotan utama tertuju pada kesiapan pengamanan dari aparat gabungan.

​Sejumlah besar personel keamanan dari kepolisian telah diterjunkan untuk mengawal jalannya unjuk rasa. Dalam langkah yang proaktif untuk menjamin suasana damai dan nyaman, seluruh petugas di lapangan dipastikan tidak dibekali dengan senjata api. Keputusan ini diambil untuk menciptakan ruang penyampaian pendapat yang aman bagi semua pihak.

​Kepolisian menegaskan perannya bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai fasilitator dan pelayan bagi masyarakat yang ingin berdemokrasi. Untuk mendukung hal ini, koordinator dan orator massa diimbau untuk bertindak bijak, menghindari provokasi, dan menahan diri dari pernyataan yang berpotensi memicu ketegangan di antara peserta aksi.

 

​Selain menjaga ketertiban internal, massa buruh juga ditekankan untuk menjunjung tinggi tanggung jawab lingkungan dan fasilitas publik. Aparat mengharapkan tidak ada tindakan perusakan fasilitas umum atau pembakaran ban bekas yang dapat membahayakan ketertiban. Kerjasama antara buruh dan petugas diyakini menjadi kunci utama agar demonstrasi dapat berakhir secara kondusif, aman, dan tanpa insiden, sekaligus menolak segala bentuk provokasi. [■]

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!