![]() |
| Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir dalam peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. (Photo Dok. Humas DPRD Kota Bekasi) |
Kota Bekasi, MSIR.COM ------Kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, Selasa (10/3/2026), membawa angin segar bagi arah pembangunan Kota Patriot. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi tersebut, pria yang akrab disapa Kang Dedi ini membedah potensi besar Bekasi yang selama ini mungkin terabaikan: Sungai sebagai halaman depan peradaban.
REVOLUSI TATA RUANG: SUNGAI BUKAN LAGI "BELAKANG RUMAH"
Salah satu poin krusial yang ditekankan KDM adalah perubahan paradigma mengenai tata ruang air. Selama ini, sungai seringkali dianggap sebagai area belakang yang kumuh. Namun, Dedi Mulyadi mendorong pemerintah kota untuk melakukan transformasi radikal.
"Ke depan, sungai jangan lagi berada di belakang rumah warga, tetapi menjadi bagian dari halaman kota yang bisa dinikmati masyarakat," tegas Dedi Mulyadi di Gedung DPRD Kota Bekasi.
![]() |
| Photo Dok. Humas DPRD Kota Bekasi |
Ia secara spesifik menunjuk Kali Malang sebagai kawasan dengan potensi emas. Jika ditata dengan estetika yang tepat dan fungsi ekologis yang terjaga, Kali Malang bukan sekadar saluran air, melainkan ikon kebanggaan yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan indeks kebahagiaan warga.
MENUJU KOTA MULTIETNIK YANG HARMONIS
Selain infrastruktur fisik, KDM menyoroti kekayaan sosial Bekasi. Sebagai "melting pot" berbagai suku—mulai dari Batak, Jawa, Sunda, Betawi, Minang, Bugis, hingga Tionghoa, Bekasi adalah miniatur Indonesia.
Dedi menyarankan agar identitas multietnik ini tercermin dalam:
- Arsitektur Bangunan: Mengadopsi akulturasi budaya lokal.
- Ruang Rekreasi: Pusat perbelanjaan dan taman yang merepresentasikan keberagaman.
- Layanan Publik: Pendidikan dan kesehatan yang inklusif bagi semua golongan.
APRESIASI KEMAJUAN PEMBANGUNAN
Meski tantangan banjir dan kemacetan masih ada, Gubernur Jawa Barat tetap mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi yang mulai masif memperbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH). Menurutnya, Bekasi sedang bertransformasi menjadi kota yang lebih dinamis dan manusiawi. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16




