MSIR.COM, Kota Bekasi —Pekan ke-11 BRI Super League 2025-2026 akan menyajikan laga panas di Stadion Segiri, Samarinda, saat pemuncak klasemen Borneo FC menjamu Dewa United FC pada Selasa 5/11/2025 Kick-off pukul 19.00 WIB. Pertemuan ini menjadi sorotan karena mempertemukan tim dengan performa 100 persen sempurna melawan tim yang baru saja membawa pulang semangat kemenangan dari kompetisi Asia.

DOMINASI “Pesut Etam” YANG TAK TERGOYAHKAN
Borneo FC datang ke pertandingan ini dengan modal fantastis: 100 persen kemenangan dari 10 laga dan kokoh di puncak klasemen dengan 24 poin. Dibawah tangan dingin pelatih Fabio Lefundes, Pesut Etam menunjukkan efisiensi serangan dan stabilitas pertahanan yang luar biasa.
Kekuatan utama mereka terletak pada gelandang serang asal Kolombia, Juan Villa. Baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik BRI Super League edisi September 2025, Villa menjadi motor serangan dengan catatan impresif: tampil penuh 6 dari 8 laga, menyumbang 2 gol dan 4 assist. Kontribusinya terbukti krusial, termasuk gol penutup dramatis ke gawang Arema FC di menit 90+11. Kehadiran Villa, ditambah rekor kandang yang kuat di Stadion Segiri, membuat Borneo FC sangat diunggulkan.
Dalam enam pertemuan terakhir, dominasi Borneo FC terlihat jelas dengan 4 kemenangan berbanding 2 kemenangan milik Dewa United. Total gol juga menunjukkan keunggulan tim Samarinda (9 gol berbanding 4 gol).
DEWA UNITED DATANG DENGAN ‘Mental Juara’ USAI LOLOS ASIA
Di sisi lain, Dewa United FC yang saat ini berada di posisi 13 klasemen sementara (10 poin) dengan catatan kurang konsisten di liga (3 menang, 5 kalah), membawa motivasi baru. Banten Warriors baru saja menutup fase grup AFC Challenge League (ACGL) dengan kemenangan telak 4-1 atas Shan United (Myanmar), memastikan mereka lolos ke perempat final sebagai Juara Grup E.

Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa timnya, meskipun debut di Asia, memiliki “mental pemenang” dan menargetkan juara di ACGL. Lolosnya mereka ke perempat final yang akan digelar Maret 2026 melawan Manila Digger menjadi suntikan semangat besar, meskipun Riekerink juga menghadapi tantangan inkonsistensi di liga domestik dan jadwal padat.
HEAD TO HEAD (5 Laga Terakhir)

Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa timnya, meskipun debut di Asia, memiliki “mental pemenang” dan menargetkan juara di ACGL. Lolosnya mereka ke perempat final yang akan digelar Maret 2026 melawan Manila Digger menjadi suntikan semangat besar, meskipun Riekerink juga menghadapi tantangan inkonsistensi di liga domestik dan jadwal padat. [■]

Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply