Ketegangan Memuncak! Indonesia Tahan Imbang Irak 0-0 di Babak I, Mimpi Piala Dunia 2026 Terjaga Tipis

Photo Cuplikan tayangan RCTI
Photo Cuplikan tayangan RCTI

Strategi ‘Wajib Menang’ Patrick Kluivert Belum Berbuah Hasil, Garuda Tampil Menyerang Namun Tumpul di Kotak Penalti!! 

MSIR.COM, Kota Bekasi —Tim Nasional Indonesia berhasil menahan imbang Irak dengan skor kacamata, 0-0, di babak pertama laga penentuan Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang berlangsung di King Abdullah Sports City. Hasil ini menjaga asa skuad asuhan Patrick Kluivert untuk setidaknya mengamankan posisi play-off menuju Piala Dunia 2026, meski tekanan untuk wajib menang sangat terasa setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Arab Saudi.

BABAK PERTAMA 

Sejak peluit babak pertama ditiup wasit Ma Ning, Tim Garuda menunjukkan intensitas serangan yang lebih hidup dibandingkan laga sebelumnya. Thom Haye menjadi motor serangan utama. Gelandang Persib Bandung ini beberapa kali menjadi kreator peluang berbahaya.

​Peluang emas pertama didapatkan Indonesia pada menit ke-14. Berawal dari penetrasi apik Haye, umpan tariknya ke mulut gawang sayangnya gagal disambut sempurna oleh Mauro Zijlstra yang sudah ditutup rapat oleh bek Irak. Tak lama berselang, upaya spekulatif Calvin Verdonk dari luar kotak penalti pada menit ke-8 hanya menghasilkan sepak pojok setelah membentur bek lawan.

Photo Cuplikan tayangan RCTI
Photo Cuplikan tayangan RCTI

 

​Meskipun kesulitan menembus pertahanan solid Irak, Indonesia lebih dominan dalam penguasaan bola di pertengahan babak pertama. Aliran bola dari lini tengah, yang dimotori Haye dan Ricky Kambuaya, terlihat lebih terorganisir. Pada menit ke-25, sundulan Kambuaya dari umpan Haye nyaris membuka keunggulan, namun bek Irak kembali sigap menyapu bola.

​Tim Merah Putih kembali mendapat peluang signifikan pada menit ke-34 melalui skema sepak pojok pendek. Haye yang berhasil lolos ke kotak penalti mengirim umpan tarik, namun Eliano Reijnders gagal melakukan penyelesaian akhir yang sempurna.

​Di sisi lain, Irak yang bermain lebih terbuka juga memberikan ancaman. Skema tendangan bebas pada menit ke-5 sempat menekan pertahanan Indonesia, namun berhasil diamankan oleh lini belakang Garuda. Kiper Maarten Paes juga harus mendapat perawatan setelah berbenturan dengan pemain Irak saat menghalau tendangan bebas, menunjukkan betapa ketatnya duel di kedua sisi.

​Wasit asal China, Ma Ning, mencabut dua kartu kuning untuk pemain Indonesia, Calvin Verdonk dan Ricky Kambuaya, menandakan kerasnya pertandingan. Dengan tambahan waktu empat menit, babak pertama berakhir tanpa gol. Indonesia harus menemukan solusi untuk mengatasi kebuntuan di babak kedua jika ingin mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. [■]

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!