Normalisasi Kali Harun: Wali Kota Bekasi Tegaskan Pembongkaran 33 Bangunan Liar di Pondok Melati

Photo Dok. Humas Pemkot Bekasi
Photo Dok. Humas Pemkot Bekasi

MSIR.COM, Kota BekasiPemerintah Kota Bekasi tengah bersiap melakukan penataan besar-besaran di kawasan Jalan Raya Hankam, Kelurahan Jatirahayu. Fokus utama dalam aksi ini adalah pengembalian fungsi Kali Harun melalui pembongkaran puluhan bangunan yang berdiri secara ilegal di atas aliran sungai.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meninjau lokasi secara langsung menyatakan bahwa penyempitan sungai menjadi penyebab utama terganggunya drainase kota. Aliran Kali Harun yang semula memiliki lebar 7 meter, kini menyusut drastis menjadi hanya 4 meter akibat okupansi lahan oleh warga dan pelaku usaha.

​”Pelebaran ini mendesak dilakukan agar fungsi sungai kembali normal. Jika aliran air optimal, risiko banjir di kawasan Pondok Melati dapat kita tekan seminimal mungkin,” tegas Tri Adhianto.

33 BANGUNAN TANPA IZIN JADI TARGET 

​Camat Pondok Melati, Cecep Miftah, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan, terdapat 33 unit bangunan tanpa izin yang berdiri di atas saluran air. Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang (Distaru) untuk melayangkan surat peringatan (SP) sebelum dilakukan eksekusi lapangan.

​Selain masalah bangunan, Wali Kota juga menyoroti beberapa pelanggaran lain di sepanjang trotoar Jalan Raya Hankam, di antaranya:

​* Plang Nama Ganda: Pedagang yang memasang papan nama berlebih hingga mengganggu akses pejalan kaki.

​* Ducting Kabel Berantakan: Kabel-kabel bawah tanah yang tidak tertata rapi dan membahayakan keselamatan.

​* Fungsi Trotoar: Penertiban pedagang yang menggunakan area pedestrian untuk kepentingan pribadi.

Photo Dok. Humas Pemkot Bekasi
Photo Dok. Humas Pemkot Bekasi

 

MENDORONG INVESTASI MELALUI PENATAAN KOTA 

​Tri Adhianto menambahkan bahwa penataan ini bukan sekadar soal normalisasi sungai, melainkan strategi peningkatan ekonomi wilayah. Menurutnya, infrastruktur yang rapi mulai dari jalan mulus, drainase lebar, hingga pencahayaan yang terang adalah kunci menarik investor ke Bekasi.

​”Kawasan yang estetis dan fungsional akan meningkatkan nilai investasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan kesejahteraan warga,” tutupnya. [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!