Kabupaten Bekasi, MSIR.COM ------Satreskrim Polres Metro Bekasi turun langsung memantau ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Kabupaten Bekasi. Salah satu lokasi yang disisir adalah Pasar Tradisional Tambun.
Monitoring dilakukan pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra bersama anggota Unit Krimsus.
“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stok sembako tetap tersedia, distribusi lancar, serta harga di pasar masih dalam kondisi wajar,” kata Jerico dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Menurut Jerico, pengawasan difokuskan pada sejumlah titik seperti pasar tradisional, toko sembako, hingga gudang distribusi bahan pangan yang menjadi jalur utama peredaran kebutuhan pokok masyarakat.
Petugas kemudian menyambangi beberapa kios di Pasar Tradisional Tambun untuk mengecek langsung harga komoditas.
Harga Cabai hingga Daging Dipantau
Di kios sayur milik Sanan misalnya, beberapa komoditas terpantau masih berada di kisaran harga pasar.
Rinciannya, bawang merah kecil dijual sekitar Rp32.000 per kilogram, bawang putih kating Rp35.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah menjadi yang paling mahal dengan harga mencapai Rp100.000 per kilogram.
Sedangkan cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing dijual sekitar Rp35.000 per kilogram.
Di kios ayam potong milik Cipto, harga daging ayam ras berada di angka Rp33.000 per kilogram. Sementara daging sapi di lapak milik Acep dipatok sekitar Rp140.000 per kilogram.
Untuk komoditas sembako lain, harga gula curah tercatat Rp18.500 per kilogram dan gula premium Rp19.000 per kilogram. Minyak goreng merek Minyak Kita dijual sekitar Rp15.700 per liter.
Adapun harga beras curah berada di kisaran Rp13.800 per kilogram, sedangkan beras program SPHP dijual Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.
Sementara itu telur ayam ras di salah satu kios tercatat dijual sekitar Rp32.000 per kilogram.
Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi AKP M. Said Hasan mengatakan, dari hasil monitoring sementara tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan.
“Untuk ketersediaan bahan pokok saat ini masih mencukupi dan harga relatif stabil, belum ada kenaikan yang mencolok,” ujarnya.
Meski begitu, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan barang yang bisa memicu kelangkaan dan lonjakan harga.
“Pedagang kami ingatkan agar tetap menjual barang dengan harga normal dan tidak melakukan praktik penimbunan,” katanya.
Satreskrim Polres Metro Bekasi juga memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



