Memaknai Musibah: Antara Ujian, Teguran, dan Azab dalam Khutbah Tgk Ali Akbar

MSIR.COM, Banda Aceh Musibah seringkali dipandang sebagai duka semata, namun di balik itu terdapat pesan spiritual yang mendalam. Dalam khutbah Jumat di Masjid Asrama TNI Kuta Alam (02/01/2026), Tgk Ali Akbar, S.Pd., M.Pd, menekankan bahwa setiap bencana adalah cermin keimanan sekaligus panggilan untuk kembali kepada Sang Pencipta.

 

TIGA KLASIFIKASI MUSIBAH MENURUT TINGKAT IMAN 

​Tgk Ali Akbar menjelaskan bahwa cara seseorang merespons bencana sangat bergantung pada kualitas hubungan mereka dengan Allah SWT. Beliau membagi dampak musibah ke dalam tiga kategori utama:

​1. Ujian Keimanan: Diberikan kepada hamba yang taat untuk mengangkat derajat mereka ke level yang lebih tinggi.

2. Teguran (Peringatan): Dialami oleh mereka yang mulai lalai agar segera menyadari kesalahan dan kembali ke jalan yang benar.

3. Azab: Bentuk hukuman bagi mereka yang melampaui batas, menyalahgunakan kekuasaan, atau merusak alam secara masif.

 

KERUSAKAN ALAM: AKIBAT TANGAN MANUSIA 

​Menyoroti rentetan bencana di Aceh—mulai dari memori Tsunami hingga banjir bandang dan longsor. Panglima Muda Tauhid Tasawuf Asia Tenggara ini mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem.

​”Kerusakan di bumi adalah dampak langsung dari perilaku manusia itu sendiri,” ujarnya mengutip Surah Ar-Rum ayat 41. Eksploitasi alam tanpa batas menjadi pemicu utama yang mengundang murka Allah dalam bentuk bencana ekologis. (Muhammad – Kontributor Aceh). [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!