Pemkot Bekasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Targetkan 10 Koperasi Baru di Jatisampurna

MSIR.COM, Kota Bekasi —Pemerintah Kota Bekasi, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Upaya ini diwujudkan dengan inisiatif pengembangan kelembagaan koperasi, yang puncaknya ditandai dengan sosialisasi pendirian koperasi bagi kelompok strategis di wilayah Jatisampurna, tepatnya di Jalan Raya Pasar Kranggan, pada Rabu 5/11/2025.

​Acara penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Herbert, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi H. Ade Ardiansyah, SH., M.Kn, serta Anim Imamuddin, S.E., M.M., yang menjabat sebagai Ketua Umum Koppas Kranggan sekaligus Anggota DPRD Kota Bekasi.

 

POKIR DPRD DORONG WADAH EKONOMI KOLEKTIF 

​Dalam sambutannya, Anim Imamuddin menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan realisasi dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bekasi. Pokir ini secara spesifik diarahkan untuk menciptakan wadah ekonomi kolektif di tingkat akar rumput.

​“Inisiatif ini merupakan hasil dari pokir DPRD yang selaras dengan visi pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah bagaimana kita bisa memperkuat perekonomian masyarakat, dimulai dari tingkat Rukun Warga (RW) melalui mekanisme koperasi,” jelas Anim.

​Ia menekankan bahwa koperasi adalah instrumen krusial dalam membangun kemandirian finansial, memungkinkan warga untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi produktif, mulai dari layanan simpan pinjam hingga penyediaan kebutuhan pokok.

​“Hari ini, kita menargetkan dorongan untuk 10 koperasi baru di Jatisampurna. Harapannya, mereka akan berfungsi sebagai motor penggerak usaha bersama dan mempercepat perputaran ekonomi lokal,” tambahnya.

 

PENDAMPINGAN PENUH HINGGA BERBADAN HUKUM RESMI 

​Menanggapi inisiatif ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Herbert, menjamin adanya pendampingan penuh dari dinas. Pendampingan ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari pembekalan anggota hingga penerbitan badan hukum resmi melalui notaris.

​“Saat ini calon anggota sedang menerima pembekalan dan pelatihan. Setelah proses ini, kami akan melakukan verifikasi dan memastikan akta pendirian diterbitkan secara resmi,” kata Herbert.

​Pembentukan 10 koperasi, yang direncanakan berjenis Simpan Pinjam dan Serba Usaha, bertujuan untuk memulihkan dan memperkuat sistem ekonomi berbasis gotong royong pascapandemi. Koperasi-koperasi ini akan memfasilitasi kebutuhan dasar, termasuk penyediaan sembako dan implementasi program Mitra Bisnis Gotong Royong (MBG).

​Program pendirian koperasi di Jatisampurna ini merupakan bagian integral dari strategi Pemerintah Kota Bekasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kerakyatan. [■]

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!