Iklan

iklan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ajak Rakyat Bersatu: Dukung Diplomasi Damai Presiden Prabowo di Tengah Gejolak Global

REDAKSI
Minggu, Maret 08, 2026 | 00:03 WIB Last Updated 2026-03-07T19:37:41Z
Photo Dok. Divisi Humas Polri 


Palembang, MSIR.COM ------Di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan seruan penting bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dalam agenda Safari Ramadan di Mapolda Sumatera Selatan, Sabtu (7/3), Jenderal Sigit menekankan pentingnya solidaritas nasional untuk mendukung langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus mengamankan ekonomi dalam negeri.

DIPLOMASI AKTIF PRESIDEN PRABOWO: MENGGALANG KEKUATAN TOKOH BANGSA 

​Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah mengambil langkah proaktif dengan berdiskusi bersama para elite politik, mantan diplomat senior, hingga pemuka agama. Langkah ini diambil untuk merumuskan posisi Indonesia di tengah ketegangan global.

​"Bapak Presiden mengundang para tokoh untuk berembuk bersama. Salah satu kunci utama menghadapi situasi saat ini adalah kesolidan kita sebagai bangsa," ujar Kapolri dalam sambutannya.

MITIGASI DAMPAK KONFLIK TIMUR TENGAH TERHADAP EKONOMI RAKYAT 

​Salah satu poin krusial yang disampaikan Kapolri adalah upaya pemerintah dalam membentengi ekonomi nasional. Eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi memicu fluktuasi harga energi dan pangan global.

​Untuk itu, Kapolri menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan langkah mitigasi strategis agar:

  1. Daya beli masyarakat tetap terjaga.
  2. Stabilitas pasokan energi dalam negeri tidak terganggu.
  3. Inflasi akibat dampak global dapat ditekan seminimal mungkin.

​"Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik untuk melindungi seluruh rakyat sesuai amanah Konstitusi," tegas Sigit.

SERUAN PERSATUAN: MANDIRI DAN BERDAULAT 

​Menutup arahannya, Kapolri mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah di tengah situasi sulit. Persatuan nasional dianggap sebagai modal utama agar diplomasi Indonesia di kancah internasional memiliki posisi tawar yang kuat.

​"Mari kita berdoa dan berikhtiar bersama agar tantangan ini bisa kita lalui. Kita harus mendukung penuh agar bangsa kita bisa tetap mandiri," pungkasnya. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ajak Rakyat Bersatu: Dukung Diplomasi Damai Presiden Prabowo di Tengah Gejolak Global

Trending Now

Iklan

iklan