Ribuan Buruh Padati Gedung DPR, Desak Kenaikan Upah Layak Keluarga

MSIR.COM, Jakarta —Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar Aksi Nasional 2025 di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 6/11/2025. Massa yang didominasi atribut serba-merah ini melakukan long march dan memadati jalur lambat Jalan Gatot Subroto. Aksi ini merupakan puncak dari Rapat Koordinasi Nasional KASBI dan serikat buruh afiliasinya (SBA) di seluruh Indonesia, dengan fokus utama menuntut kenaikan Upah Layak Nasional minimum sebesar 15% untuk tahun 2026 dan pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan Pro-Buruh.

TUNTUTAN KUNCI: UPAH LAYAK DAN PERLINDUNGAN KERJA 

​Aksi yang dimulai sekitar pukul 12.15 WIB ini bertujuan mendesak negara merealisasikan sepuluh tuntutan KASBI. Tuntutan-tuntutan tersebut mencakup isu fundamental ketenagakerjaan dan sosial-politik. Orator di atas mobil komando secara bergantian menyuarakan pentingnya kenaikan upah, terutama bagi buruh yang sudah berkeluarga. Selain kenaikan upah 15%, tuntutan penting lainnya adalah menghentikan gelombang PHK, serta penghapusan praktik kerja eksploitatif seperti sistem kontrak, outsourcing, magang, dan mitra palsu (termasuk driver ojek online).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

 

ISU PERLINDUNGAN BURUH PEREMPUAN DAN SEKTORAL 

​KASBI juga menyoroti isu gender dan perlindungan kerja di sektor spesifik. Mereka menuntut perlindungan buruh perempuan dari pelecehan dan kekerasan di tempat kerja, serta mendesak pemerintah segera meratifikasi Konvensi ILO 190. Fasilitas pendukung seperti Day Care anak yang murah dan berkualitas, serta penyediaan ruang laktasi, juga menjadi fokus. Selain itu, aksi ini menyuarakan perlindungan hak-hak buruh di sektor-sektor rentan, seperti perkebunan sawit, pertambangan, pertanian, pendidikan, pekerja medis, buruh migran, dan pekerja kelautan/perikanan, dengan mendesak ratifikasi Konvensi ILO 188.

TUNTUTAN EKONOMI DAN POLITIK GLOBAL 

​Dalam dimensi ekonomi yang lebih luas, massa menuntut penurunan harga Sembako, BBM, Tarif Dasar Listrik (TDL), dan tarif Tol. Secara politik, KASBI menegaskan solidaritasnya dengan gerakan global, menyerukan penghentian represifitas dan kriminalisasi aktivis rakyat, pembebasan peserta aksi yang ditangkap, serta mengecam keras perang, blokade ekonomi, dan Genosida, secara eksplisit mendukung Kemerdekaan Palestina.

 

SITUASI LALU LINTAS DAN PENGAMANAN 

​Long march massa buruh menyebabkan kepadatan dan penyempitan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, terutama dari arah Semanggi menuju Slipi. Pihak kepolisian bersiaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya aksi dan mengurai kemacetan. Aksi ini menunjukkan semangat militan dari KASBI Muda, menegaskan komitmen mereka untuk melaksanakan Aksi Nasional dengan penuh tanggung jawab. [■]

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!