Iklan kantor DPRD Kota Bekasi

iklan

Jembatan Harapan Petani dan Pelajar, Koramil 09/Cibarusah Bangun Akses Vital di Ridomanah

Wati Warastuti
Rabu, April 15, 2026 | 09:29 WIB Last Updated 2026-04-15T05:05:50Z


Kabupaten Bekasi, MSIR.COM ------Pembangunan jembatan gantung di Kampung Tempuran Rt 02/02, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah resmi dimulai Koramil 09/Cibarusah Kodim 0509/Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/4/2026). Proyek ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak warga akan akses penghubung yang aman dan permanen.

Fungsi jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 1,20 meter ini sangat krusial bagi kehidupan sehari-hari warga. Selama ini Kampung Tempuran dan Kampung Rambai terpisah sungai tanpa akses darat langsung, membuat warga terisolasi secara geografis.

Fungsi utama jembatan adalah sebagai jalur ekonomi petani. Setiap musim panen, warga terpaksa memikul hasil bumi melewati jalan memutar sejauh 3 kilometer atau mempertaruhkan nyawa menyeberang sungai. Dengan jembatan, distribusi gabah, sayuran, dan palawija ke pasar akan jauh lebih cepat dan aman.

Koramil 09/Cibarusah bangun jembatan gantung di Ridomanah. Akses vital 40m untuk ekonomi petani, pendidikan siswa, dan layanan darurat warga Bekasi Raya.

Fungsi kedua yang tak kalah penting adalah sebagai akses pendidikan. Puluhan anak sekolah dari Kampung Rambai harus berjalan memutar setiap pagi agar sampai ke sekolah di seberang sungai. Saat hujan deras, banyak dari mereka absen karena aliran sungai meluap dan rakit darurat tak bisa dipakai.

Jembatan ini juga berfungsi sebagai jalur tanggap darurat. Warga menyebut selama ini ambulans dan kendaraan bantuan sulit masuk ke Kampung Tempuran saat ada warga sakit atau kondisi darurat bencana. Jembatan gantung akan membuka akses layanan kesehatan dan evakuasi yang lebih cepat.

Bagi 100 kepala keluarga di dua kampung, jembatan berfungsi memulihkan konektivitas sosial. Silaturahmi antar warga, kegiatan keagamaan, dan gotong royong kerap terhambat karena sulitnya akses. Jembatan akan menyatukan kembali interaksi sosial yang selama ini terputus sungai.

Pada hari pertama, Koramil 09/Cibarusah menerjunkan 6 personel memimpin 26 orang di lapangan, terdiri dari 1 anggota Zidam, 4 tukang, dan 15 warga. Kegiatan diawali dengan pembersihan lokasi dan pemasangan patok batas sebagai tahap persiapan konstruksi.

Progres awal tercatat 0,50 persen. Kamis (16/4/2026) tim gabungan dijadwalkan membuat lubang pondasi di kedua sisi sungai. Cuaca cerah sepanjang hari pertama membuat seluruh agenda berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

            Promo Erafone        

        Klik di sini untuk promo Gadget terbaru di Erafone!    

   

ADVERTISEMENT

Situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan kondusif. Semangat warga terlihat tinggi karena jembatan ini sudah lama dinantikan. Gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan utama sejak pagi.

Untuk mempercepat terwujudnya fungsi vital jembatan, Koramil 09/Cibarusah mengajukan penambahan 10 personel dari Yon TP. Tambahan tenaga diharapkan membuat pembangunan lebih cepat rampung, sehingga fungsi jembatan sebagai penghubung ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan segera dirasakan warga. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jembatan Harapan Petani dan Pelajar, Koramil 09/Cibarusah Bangun Akses Vital di Ridomanah

Trending Now

Iklan logo PWI dan SMSI

Logo PWI dan SMSI