Iklan

iklan

Target Response Time 15 Menit, Plt Kadis Damkar Kota Bekasi Dorong Penambahan Pos Sektor

REDAKSI
Senin, Maret 02, 2026 | 15:35 WIB Last Updated 2026-03-02T09:08:55Z


Kota Bekasi, MSIR.COM ------Di bawah komando Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, AP, M.Si, standar pelayanan keselamatan publik di Kota Patriot kini memasuki babak baru. Tidak hanya soal memadamkan api, Damkar Kota Bekasi kini menjadi tumpuan warga untuk berbagai aksi penyelamatan darurat.

​Tingginya kepercayaan masyarakat menjadi sinyal positif sekaligus tantangan besar bagi jajaran petugas di lapangan. Berikut adalah poin-poin krusial transformasi Damkar Kota Bekasi dalam mewujudkan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

​KEPERCAYAAN MASYARAKAT: LEBIH DARI SEKADAR MEMADAMKAN API 

​Heryanto mengungkapkan rasa bangganya terhadap animo warga yang semakin tinggi. Saat ini, Damkar bukan lagi unit yang hanya dihubungi saat ada asap, melainkan menjadi solusi untuk:

  • ​Evakuasi hewan liar dan berbahaya (Snake rescue, tawon, dll).
  • ​Operasi penyelamatan darurat (Rescuing).
  • ​Penanganan gangguan lingkungan lainnya.​

"Alhamdulillah, animo masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi kepada profesionalitas personel kami," ujar Heryanto.

​TANTANGAN RESPONSE TIME 15 MENIT DAN KENDALA INFRASTRUKTUR 

​Berdasarkan Permendagri Nomor 114 Tahun 2018, petugas pemadam kebakaran wajib tiba di lokasi maksimal 15 menit setelah laporan diterima. Namun, untuk mencapai target emas ini di kota sepadat Bekasi, Heryanto menyoroti beberapa aspek yang perlu ditingkatkan:

​1. Penambahan Pos Sektor

​Saat ini, Kota Bekasi memiliki 9 Pos Sektor di 12 kecamatan. Untuk memenuhi SPM secara utuh, dibutuhkan kehadiran sub sektor di tiga kecamatan krusial:

  • Bekasi Timur
  • Bekasi Barat
  • Pondok Melati

2. Regulasi Sarana dan Prasarana

​Dibutuhkan regulasi kuat yang mengatur standarisasi armada dan peralatan. Akses jalan yang sempit di pemukiman padat serta keterbatasan jumlah hydrant aktif masih menjadi tantangan utama yang menghambat gerak cepat petugas.

​MEMBANGUN RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA 

​Heryanto menekankan bahwa keselamatan bukan hanya tugas petugas, melainkan sinergi dengan warga. Edukasi dan sosialisasi terus digencarkan agar masyarakat memiliki "Resiliensi Bencana"—kemampuan untuk tetap tangguh, tidak panik, dan mampu melakukan tindakan penyelamatan awal secara mandiri.

​HARAPAN UNTUK DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH 

​Sebagai organisasi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan nyawa manusia, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan memerlukan perhatian khusus, terutama dalam pengadaan armada modern dan penambahan personel di titik-titik rawan.

​“Dengan dukungan yang optimal, kami yakin target response time 15 menit dapat tercapai demi keselamatan dan perlindungan masyarakat Kota Bekasi,” tutup Hermanto. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Target Response Time 15 Menit, Plt Kadis Damkar Kota Bekasi Dorong Penambahan Pos Sektor

Trending Now

Iklan

iklan