![]() |
| Photo Dok. Divisi Humas Polri |
Mimika Timur, MSIR.COM ------Suasana di SD Negeri Pomako 1, Distrik Mimika Timur, mendadak riuh dengan tawa dan sorak-sorai anak-anak pada Rabu (15/4/2026). Tidak ada kesan kaku atau tegang, yang terlihat justru pemandangan hangat saat personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berbaur bersama para siswa dalam sebuah aksi bakti sosial yang menyentuh hati.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal. Di bawah arahan Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.M. (Kasatgas Banops), para personel kepolisian ini melepas atribut operasional mereka sejenak untuk menjadi kakak, mentor, sekaligus sahabat bagi generasi muda Papua.
Ingin PUBLIKASI BERITA atau PASANG IKLAN di sini? "Bisnis Anda Ingin Dilihat Ribuan Pembaca? Promosikan produk atau jasa Anda di sini. Hubungi tim redaksi Media Seputar Indonesia Raya untuk penawaran menarik."
HUBUNGI: 0812-8175-4849 "REDAKSI" SEKARANG!Salah satu momen paling ikonik dalam kunjungan ini adalah saat para personel Polri ikut menarikan Tarian Seka, tarian adat khas Suku Kamoro, bersama para siswa. Debu yang beterbangan di lapangan sekolah tak menyurutkan semangat mereka untuk bergerak mengikuti irama tradisional.
Tak hanya menari, keceriaan berlanjut melalui berbagai agenda menarik:
- Olahraga Bersama: Pertandingan persahabatan bola voli dan sepak bola yang memicu sportivitas.
- Latihan PBB: Menanamkan disiplin sejak dini dengan cara yang menyenangkan.
- Kuis Interaktif: Sesi asah otak yang diakhiri dengan bernyanyi bersama lagu syahdu "Tertinggal di Papua".
SENTUHAN KASIH LEWAT BANTUAN SEMBAKO
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga sekitar, Satgas Damai Cartenz juga menyalurkan bantuan sembako. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga para siswa dan mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga Mimika Timur.
Kepala Sekolah SDN Pomako 1, Sofyan Hadi, S.Pd., Gr., tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Menurutnya, kehadiran Satgas memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi anak-anak didiknya.
"Kami sangat bersyukur. Ini bukan hanya soal bantuan materi, tapi soal kehadiran dan motivasi. Anak-anak merasa dicintai, dan ini penting untuk memupuk rasa nasionalisme mereka," tutur Sofyan dengan tulus.
MEMBANGUN MASA DEPAN PAPUA YANG DAMAI
Pendekatan humanis yang diusung oleh Satgas Damai Cartenz ini merupakan strategi jangka panjang untuk menciptakan stabilitas di tanah Papua. Kombes Pol. Adarma Sinaga, Wakaopps Damai Cartenz, menekankan bahwa membangun kepercayaan masyarakat harus dimulai sejak usia dini.
![]() |
| Photo Dok. Divisi Humas Polri |
Melalui interaksi yang organik seperti ini, stigma negatif luruh berganti dengan rasa percaya. Ketika anak-anak Papua melihat polisi sebagai sosok pelindung dan sahabat, maka harapan akan masa depan Papua yang lebih damai dan sejahtera bukan lagi sekadar impian. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
- *Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
- *Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16







