Kota Bekasi, MSIR.COM ------Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan langkah jemput bola dalam menyerap aspirasi warga melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al A’raaf, Mustika Jaya, Minggu (01/03/2026). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bekasi ini memaparkan peta jalan (roadmap) transformasi lingkungan dan kesehatan yang ambisius bagi warga Kota Patriot.
KOMITMEN KEBERSIHAN: SEKOLAH NEGERI JADI PIONIR
Tri Adhianto mengapresiasi pengelolaan Masjid Al A’raaf yang dinilai bersih dan nyaman sebagai simbol kesadaran kolektif. Ia menekankan bahwa budaya bersih harus dimulai dari instansi pendidikan.
“Kita mulai dari kebersihan. Sekolah negeri tidak boleh ada yang kotor. Kita deklarasikan bersama bahwa kesadaran lingkungan harus tumbuh dari diri sendiri dan lingkungan sekolah,” tegas Tri di hadapan para jamaah.
SOLUSI SAMPAH: PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS SAMPAH
Menjawab persoalan klasik tumpukan sampah di Bekasi, Wali Kota membawa kabar baik mengenai proyek strategis daerah. Pada Senin esok, Pemerintah Kota Bekasi dijadwalkan menandatangani kerja sama pembangunan pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah.
Langkah ini diambil untuk mengurai deposit sampah yang selama ini membebani sungai-sungai besar seperti Kali Asem.
"Targetnya, awal tahun 2028, pabrik pengolahan sampah sudah beroperasi penuh. Ini adalah jawaban konkret agar sungai kita tidak lagi hitam dan berbau menyengat," jelasnya.
TRANSFORMASI KESEHATAN: AKSES AMBULANS TANPA BIAYA MELEJIT
Sisi humanis Tri Adhianto terlihat saat ia menceritakan pengalaman pahit masa lalu ketika biaya rujukan ambulans RSUD ke RSCM mencapai Rp2,5 juta. Hal tersebut memicu komitmennya untuk membenahi pelayanan publik sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota hingga kini.
Kini, masyarakat Bekasi diberikan kemudahan akses kesehatan:
- Layanan Ambulans Darurat: Koordinasi cepat bisa dilakukan melalui kanal media sosial resmi Wali Kota Bekasi.
- Pembenahan Birokrasi: Memangkas biaya-biaya yang sebelumnya membebani warga saat kondisi kritis.
Menutup sambutannya, Tri mengingatkan bahwa perubahan besar tidak bisa dilakukan sepihak oleh pemerintah saja. Semangat Ramadan harus menjadi momentum bagi warga untuk menjadi role model dalam menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah tangga. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16




