Kota Bekasi, MSIR.COM ------Harapan pendukung "Kabau Sirah" untuk melihat tim kesayangannya keluar dari zona degradasi harus tertunda. Meski unggul jumlah pemain sejak babak pertama, Semen Padang dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh PSIM Yogyakarta dalam pekan ke-24 lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion H. Agus Salim, Rabu 4/3/2026 Kick-off spesial malam Ramadhan pukul 21.00 WIB.
JALANNYA PERTANDINGAN: DOMINASI TANPA SOLUSI
Sejak peluit pertama dibunyikan, Semen Padang langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang emas pertama datang dari tiang gawang yang digetarkan oleh tendangan keras Kasim Botan di menit ke-10.
Namun, pahlawan sebenarnya di laga ini adalah Cahya Supriadi. Kiper PSIM berlabel Timnas tersebut tampil bak tembok raksasa. Ia tercatat mementahkan peluang beruntun dari Firman Juliansyah dan Kazaki Nakagawa.
DRAMA KARTU MERAH FAHREZA SUDIN
Titik balik laga sebenarnya terjadi di menit ke-38. Gelandang PSIM, Fahreza Sudin, menerima kartu merah langsung setelah kakinya mengenai kepala Samuel Simanjuntak saat berupaya melakukan tendangan voli.
Naas bagi Semen Padang, meski bermain melawan 10 orang selama lebih dari 50 menit, penyelesaian akhir yang buruk dan kegemilangan Cahya Supriadi di bawah mistar membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga laga usai.
KLASEMEN SEMENTARA: KABAU SIRAH TERTAHAN DI URUTAN 17
Hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Semen Padang. Tambahan satu poin tidak cukup untuk mengangkat mereka dari zona merah:
- Semen Padang: Peringkat 17 (17 Poin dari 24 laga)
- PSIM Yogyakarta: Peringkat 8 (37 Poin). [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



