Iklan

iklan

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026: Lebaran Jatuh Tanggal Berapa? Cek Hasil Keputusan Kemenag di Sini!

REDAKSI
Selasa, Maret 17, 2026 | 14:50 WIB Last Updated 2026-03-17T07:58:14Z


Kota Bekasi, MSIR.COM ------Sudah mulai menghitung hari menuju kemenangan? Pertanyaan mengenai kapan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 mulai Selasa, 17/3/2026 ramai diperbincangkan. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan jadwal resmi Sidang Isbat untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri. Apakah ada potensi perbedaan tanggal antara Muhammadiyah dan Pemerintah? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

​KAPAN SIDANG ISBAT IDUL FITRI 2026 DILAKSANAKAN ?

​Kementerian Agama RI secara resmi menjadwalkan pelaksanaan Sidang Isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 19 Maret 2026
  • Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB
  • Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta.

​Sidang ini bertepatan dengan tanggal 29 Ramadan 1447 H dalam kalender pemerintah. Acara ini akan melibatkan pakar dari BMKG, BRIN, ormas Islam, hingga perwakilan negara sahabat untuk memastikan validitas data astronomis.

​PROSES PENENTUAN 1 SYAWAL : METODE HISAB vs RUKYAT 

​Pemerintah Indonesia menggunakan penggabungan dua metode utama untuk menetapkan awal bulan Hijriah:

  1. Metode Hisab: Perhitungan matematis dan astronomis untuk mengetahui posisi hilal.
  2. Rukyatul Hilal: Verifikasi faktual di lapangan melalui pemantauan langsung di berbagai titik di seluruh Indonesia.

​Kemenag mengacu pada Kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Berdasarkan kriteria ini, hilal dianggap sah jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

​PREDIKSI LEBARAN 2026: BERPOTENSI ADA PERBEDAAN?

​Bagi para pembaca yang merencanakan perjalanan mudik, penting untuk mencermati adanya potensi perbedaan tanggal Idul Fitri 1447 H tahun ini:

​1. Versi Muhammadiyah

​Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Hal ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, di mana bulan baru dimulai segera setelah konjungsi terjadi dan bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam.

​2. Versi Pemerintah & NU

​Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) diprediksi akan menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengapa berbeda? Berdasarkan data astronomis dari BRIN dan BMKG, posisi hilal pada Kamis sore (19 Maret) diperkirakan belum mencapai kriteria MABIMS. Jika hal ini terjadi, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari (Istikmal).

​TAHAPAN PENGUMUMAN HASIL SIDANG ISBAT 

​Masyarakat dapat memantau hasil keputusan melalui siaran langsung di televisi nasional maupun media sosial resmi Kemenag. Tahapannya meliputi:

  • Sesi 1: Pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat.
  • Sesi 2: Sidang tertutup oleh para ahli dan ormas.
  • Sesi 3: Konferensi pers resmi oleh Menteri Agama.

Meskipun terdapat prediksi perbedaan, masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan menunggu pengumuman resmi dari hasil Sidang Isbat nanti. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026: Lebaran Jatuh Tanggal Berapa? Cek Hasil Keputusan Kemenag di Sini!

Trending Now

Iklan