Iklan

iklan

HUT ke-29 Kota Bekasi: Inilah Strategi Wali Kota Tri Adhianto Jadikan Warga 'Ujung Tombak' Pembangunan Melalui Lingkar Keren

Bie
Rabu, Maret 11, 2026 | 09:25 WIB Last Updated 2026-03-11T08:33:49Z


Kota Bekasi, MSIR.COM ------Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni tahunan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terjadi pergeseran paradigma besar: warga kini diposisikan sebagai subjek utama atau "kekuatan inti" dalam memajukan daerah.

​Dalam perayaan yang digelar khidmat di Alun-Alun Kota Bekasi, Tri Adhianto menegaskan bahwa masa depan kota tidak lagi hanya bergantung pada kebijakan top-down dari pemerintah, melainkan dari inisiatif masyarakat di tingkat akar rumput.

BUKAN LAGI PENONTON: MASYARAKAT JADI SUBJEK PEMBANGUNAN 

​Selama ini, masyarakat seringkali dianggap sebagai penonton dari deretan proyek infrastruktur. Namun, Tri Adhianto memastikan bahwa pola tersebut telah usai.​

"Masyarakat tidak lagi hanya sebagai penonton, tetapi sudah menjadi subjek sekaligus objek dari proses pembangunan itu sendiri," tegas Tri dalam sambutannya.

Kehadiran masyarakat sebagai garda terdepan diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari isu lingkungan hingga integrasi sosial.

PROGRAM 'Lingkar Keren': SUNTIKAN DANA Rp100 JUTA /RW

​Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah optimalisasi program Lingkungan RW Keren (Lingkar Keren). Melalui skema ini, Pemerintah Kota Bekasi memberikan stimulan bantuan sebesar Rp100 juta per RW.

​Program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan alat pemberdayaan agar:

  • RW menjadi garda terdepan dalam memetakan masalah lokal.
  • Gotong royong kembali hidup melalui pengerjaan proyek swadaya.
  • Kepedulian lingkungan meningkat karena warga merasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas yang dibangun.

MUSRENBANG: DARI SEREMONIAL MENJADI SUBSTANSIAL 

​Wali Kota juga menyoroti pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Ia mengingatkan agar perangkat daerah tidak menjadikan Musrenbang sebagai formalitas tahunan.

​"Musrenbang harus menjadi langkah awal yang nyata dalam merancang program pembangunan. Apa yang kita rencanakan hari ini adalah apa yang akan kita nikmati di tahun-tahun mendatang," tambahnya.

TARGET RPJMD DAN OPTIMISME 5 TAHUN KE DEPAN 

​Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan warga, Pemkot Bekasi optimistis target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat tercapai sesuai target.

​Visi pembangunan berkelanjutan Kota Bekasi kini bertumpu pada sinergi. Pemerintah berperan sebagai akselerator dan pemberi semangat, sementara masyarakat menjadi mesin penggerak di lapangan.[■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • HUT ke-29 Kota Bekasi: Inilah Strategi Wali Kota Tri Adhianto Jadikan Warga 'Ujung Tombak' Pembangunan Melalui Lingkar Keren

Trending Now

Iklan

iklan