Iklan

iklan

Tarling di Masjid Asy-Syuhada, Wali Kota Bekasi Tegas Soal Galian Liar: Bisa Diproses Hukum!

Bie
Sabtu, Februari 28, 2026 | 20:50 WIB Last Updated 2026-03-02T05:02:55Z


Kota Bekasi, MSIR.COM ------Momentum Ramadan malam ke-10 menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melaksanakan agenda Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Asy-Syuhada, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, baru-baru ini.

​Bukan sekadar ibadah bersama, kunjungan ini dimanfaatkan Tri Adhianto sebagai ruang dialog terbuka sekaligus ajang sosialisasi program prioritas pemerintah.

RESPONS CEPAT KELUHAN GALIAN FIBER OPTIC 

​Salah satu poin krusial yang ditegaskan Wali Kota dalam sambutannya adalah persoalan galian kabel fiber optic yang kian dikeluhkan warga. Tri Adhianto mengungkapkan bahwa laporan masyarakat yang masuk melalui media sosial Instagram kini menjadi basis tindakan cepat di lapangan.​

"Laporan warga langsung kita tindak lanjuti dengan tinjauan lapangan. Jika ditemukan pekerjaan yang bermasalah dan merugikan publik, kita eksekusi penghentian pekerjaannya saat itu juga," tegas Tri.

ANCAMAN PIDANA BAGI PERUSAK FASILITAS UMUM 

​Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat, pemerintah tidak akan main-main terhadap kontraktor yang merusak jalan. Penggalian jalan yang sudah bagus tanpa adanya penanganan pemulihan yang semestinya dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum.

  • Dampak Buruk: Galian yang tidak rapi menyebabkan jalan cepat rusak kembali.
  • Tindakan Tegas: Pemerintah siap melaporkan pihak pelaksana ke pihak berwenang jika ditemukan unsur perusakan fasilitas umum.
  • Tujuan: Menjamin kelancaran akses dan mobilitas warga agar tetap aman dan nyaman.

PROGRAM "BEKASI KEREN" DAN DANA HIBAH RW

​Selain masalah infrastruktur, Tri Adhianto juga memaparkan visi di balik program Dana Hibah RW "Bekasi Keren". Program ini dirancang untuk memperkuat peran pengurus RT dan RW sebagai garda terdepan dalam membantu Lurah dan Camat.


​Dengan adanya dana hibah ini, diharapkan kualitas lingkungan dan ketertiban di wilayah masing-masing dapat terjaga secara mandiri melalui partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan Tarawih Keliling ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir bukan hanya melalui jalur formal, melainkan juga melalui pendekatan religius dan kultural. Dengan mendengarkan langsung keluhan warga di Masjid Asy-Syuhada, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di sektor-sektor krusial. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tarling di Masjid Asy-Syuhada, Wali Kota Bekasi Tegas Soal Galian Liar: Bisa Diproses Hukum!

Trending Now

Iklan

iklan