Kota Bekasi, MSIR.COM ------Kawasan Stasiun Bekasi sekian lama menjadi "titik lelah" bagi para komuter akibat kepadatan lalu lintas yang kronis. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Rabu, 4/2/2026 resmi menyiapkan strategi terpadu untuk merombak wajah transportasi di jantung kota tersebut.
Bukan sekadar wacana, serangkaian proyek infrastruktur besar mulai dari pembangunan triple deck hingga rencana flyover telah masuk dalam peta jalan pembangunan Pemerintah Kota Bekasi.
MENGAPA STASIUN BEKASI BEGITU PADAT?
Tri Adhianto menjelaskan bahwa Stasiun Bekasi memikul beban ganda. Di pagi hari, ribuan pengguna KRL Commuter Line memadati area, sementara siang hingga sore hari giliran penumpang kereta jarak jauh yang mendominasi. Pertemuan antara volume kendaraan jemputan dan arus penumpang inilah yang menciptakan bottleneck.
"Penanganan kepadatan ini tidak bisa instan. Butuh perencanaan terpadu dan berkelanjutan," tegas Tri Adhianto.
4 LANGKAH STRATEGIS PENATAAN KAWASAN STASIUN BEKASI
Pemerintah Kota Bekasi telah memetakan solusi jangka menengah dan panjang sebagai berikut:
1. Pembangunan Parkir Bertingkat (Triple Deck)
Untuk mengatasi parkir liar dan antrean kendaraan di bahu jalan, Pemkot akan membangun fasilitas parkir triple deck. Sistem keluar-masuk kendaraan juga akan diatur ulang agar lebih tertib dan tidak mengunci arus lalu lintas utama.
2. Proyek Flyover/Underpass Jalan Perjuangan (Target 2026-2027)
Jalan Perjuangan menjadi fokus utama karena kapasitasnya yang belum meningkat meski beban kendaraannya melonjak.
- Tahun 2026: Studi kelayakan (Feasibility Study) dimulai.
- Tahun 2027: Target dimulainya pembebasan lahan untuk konstruksi flyover atau underpass.
3. Pembangunan Jalan Frontage Sisi Rel
Memanfaatkan lahan PT KAI yang telah dibebaskan, Pemkot akan membangun jalan frontage yang menghubungkan Jalan Perjuangan hingga Jalan Pahlawan. Jalur alternatif ini diprediksi akan memecah penumpukan kendaraan di ruas-ruas utama sekitar stasiun secara signifikan.
4. Optimalisasi Jalur Pedestrian dan Fasilitas Pendukung
Perbaikan tidak hanya soal kendaraan. Di Jalan Pusdiklat, fokus diarahkan pada:
- Peningkatan fasilitas pedestrian (trotoar).
- Pembangunan jembatan dan perbaikan jalan.
- Penataan taman kota agar lebih estetik dan nyaman bagi pejalan kaki.
KOLABORASI DENGAN PEMPROV JABAR: FLYOVER BULAK KAPAL
Tri Adhianto juga mendorong realisasi dua flyover pada tahun 2028 dengan dukungan Pemprov Jawa Barat. Salah satu titik yang paling siap adalah kawasan Bulak Kapal, di mana pembebasan lahan senilai Rp110 miliar telah rampung dilakukan. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



