Iklan kantor DPRD Kota Bekasi

iklan

Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Ekstasi di Apartemen Basura: 33 Ribu Butir Nyaris Beredar!

REDAKSI
Rabu, April 01, 2026 | 04:47 WIB Last Updated 2026-04-01T00:40:23Z


Cipinang, MSIR.COM ------Ketenangan penghuni Apartemen Basura, Cipinang, Jakarta Timur mendadak pecah. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru saja membongkar praktik clandestine lab atau laboratorium gelap berskala rumahan yang memproduksi narkotika jenis ekstasi dan "Happy Water".

​Penggerebekan yang dipimpin oleh Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba pada Senin malam (30/3/2026) ini menjadi peringatan keras bagi sindikat narkotika yang mencoba memanfaatkan hunian vertikal sebagai tameng aktivitas ilegal.

KRONOLOGI PENANGKAPAN: BERAWAL DARI DEPAN MINIMARKET 

​Operasi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas berhasil mengamankan dua tersangka utama berinisial K (32) dan S (38) saat keduanya berada di depan sebuah minimarket di Tower G Apartemen Basura.

​Dari penangkapan awal ini, polisi menyita 10 butir ekstasi sebagai bukti permulaan. Namun, naluri penyidik membawa mereka pada temuan yang jauh lebih besar di unit hunian para tersangka.

LABORATORIUM NARKOBA DI LANTAI 22 TOWER DAHLIA 

​Setelah melakukan pengembangan, petugas menggeledah unit kamar di Tower Dahlia Lantai 22. Di sanalah tabir gelap terungkap. Kamar apartemen tersebut telah disulap menjadi laboratorium kimia lengkap untuk memproduksi barang haram.

​Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad David S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa aktivitas ini telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan.​

"Kami berhasil mengungkap Clandestine Lab pembuatan Ekstasi dan Happy Water. Dalam dua bulan, mereka telah memproduksi sekitar 2.000 butir ekstasi bermerek Chanel dan Mercy," ujar Kombes Ahmad David.

BARANG BUKTI FANTASTIS: POTENSI KERUSAKAN MASSAL DICEGAH 

​Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti yang mencengangkan. Jika tidak segera diungkap, puluhan ribu butir ekstasi dipastikan akan membanjiri pasar gelap Jakarta.

​Berikut rincian barang bukti yang diamankan:

  • 16,695 Kilogram bahan baku ekstasi (Siap cetak, diprediksi menghasilkan 33.000+ butir).
  • 643 butir ekstasi siap edar.
  • 34 bungkus "Happy Water".
  • Peralatan Lab: Alat cetak ekstasi, timbangan digital, blender, alat press plastik, dan berbagai jenis prekursor (bahan kimia dasar).

MODUS OPERANDI: MEREK MEWAH "CHANNEL" DAN "MERCY"

​Sindikat ini diketahui menggunakan cetakan khusus dengan logo brand mewah seperti Chanel dan Mercy untuk memasarkan produknya. 

Penggunaan apartemen sebagai lokasi produksi dipilih untuk meminimalisir kecurigaan warga dan petugas keamanan (security).

LANGKAH HUKUM SELANJUTNYA 

​Saat ini, tersangka K dan S tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk asal-usul bahan baku kimia yang mereka peroleh.

​Keberhasilan Polda Metro Jaya dalam menggagalkan produksi 33 ribu butir ekstasi ini diperkirakan telah menyelamatkan ribuan nyawa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Ekstasi di Apartemen Basura: 33 Ribu Butir Nyaris Beredar!

Trending Now

Iklan

Logo PWI dan SMSI