Kota Bekasi, MSIR.COM ------ Dini hari yang seharusnya tenang di kawasan Rawalumbu mendadak tegang. Tim 1 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pada Minggu 19/4/2026 sekitar pukul 03.45 WIB, petugas berhasil memutus rantai potensi kekerasan jalanan dengan mengamankan delapan remaja yang diduga kuat hendak tawuran.
Aksi sigap ini terjadi di titik rawan Jembatan 14 Rawalumbu, Kelurahan Bojong Menteng. Tidak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah senjata tajam jenis celurit yang siap "makan korban".
Ingin PUBLIKASI BERITA atau PASANG IKLAN di sini?
"Bisnis Anda Ingin Dilihat Ribuan Pembaca?
Promosikan produk atau jasa Anda di sini. Hubungi tim redaksi Media Seputar Indonesia Raya untuk penawaran menarik."
HUBUNGI: 0812-8175-4849 "REDAKSI" SEKARANG!KRONOLOGI PENANGKAPAN: SEMPAT TERJADI AKSI KEJAR-KEJARAN
Dipimpin oleh Ipda Dwi Susanto, tim patroli awalnya melakukan penyisiran rutin di wilayah hukum Bekasi Kota. Kewaspadaan petugas teruji saat melihat segerombolan pemuda berboncengan motor dengan gelagat yang tidak wajar di kegelapan subuh.
Kecurigaan petugas terbukti. Saat didekati, terlihat kilatan besi dari senjata tajam berukuran besar yang dibawa para remaja tersebut. Mengetahui kehadiran polisi, mereka sempat mencoba tancap gas untuk melarikan diri. Namun, berkat kesiapsiagaan Tim 1 Presisi, upaya pelarian tersebut berhasil dipatahkan.
Barang Bukti yang Diamankan:
- 3 Bilah Celurit Besar: Senjata tajam yang identik dengan aksi tawuran.
- 8 Unit Smartphone: Digunakan untuk koordinasi antar kelompok.
- 4 Unit Sepeda Motor: Sarana transportasi para pelaku.
LANGKAH TEGAS POLRES METRO BEKASI KOTA
Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun bagi aksi premanisme maupun tawuran.
"Kami berkomitmen menjaga ketenangan warga. Selain proses hukum bagi yang terbukti melanggar, kami juga akan memanggil orang tua para remaja ini. Pembinaan khusus sangat diperlukan agar mereka sadar bahwa tindakan ini tidak hanya membahayakan orang lain, tapi juga masa depan mereka sendiri," ujar Kompol Hotman.
Saat ini, kedelapan remaja tersebut telah berada di Mapolres Metro Bekasi Kota untuk pendataan dan pemeriksaan mendalam.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
- *Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
- *Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16







Tidak ada komentar:
Posting Komentar