![]() |
| Photo Dok. Humas Pemkot Bekasi |
Jakarta, MSIR.COM ------ Masalah sampah di Kota Patriot nampaknya bakal segera menemui solusi mutakhir. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Langkah ini bukan sekadar seremoni biasa. Ini adalah "lampu hijau" bagi pembangunan infrastruktur hijau yang akan mengubah tumpukan sampah menjadi sumber listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ingin PUBLIKASI BERITA atau PASANG IKLAN di sini?
"Bisnis Anda Ingin Dilihat Ribuan Pembaca? Promosikan produk atau jasa Anda di sini. Hubungi tim redaksi Media Seputar Indonesia Raya untuk penawaran menarik."
HUBUNGI: 0812-8175-4849 "REDAKSI" SEKARANG!GERAK CEPAT DALAM 7 MINGGU
Acara yang digelar di Gedung Kemenko Bidang Pangan ini dipimpin langsung oleh Menko Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa proyek strategis nasional ini tidak boleh ditunda-tunda.
Paling lambat dalam waktu 7 minggu ke depan, proses ground breaking atau peletakan batu pertama sudah harus dimulai. Artinya, Bekasi akan segera memiliki pabrik pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan.
KOMITMEN TRI ADHIANTO: BEKASI SIAP JADI PELOPOR
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan optimisme besarnya terhadap proyek ini. Menurutnya, PSEL adalah jawaban atas keresahan warga mengenai volume sampah perkotaan yang terus meningkat.
"Ini adalah tonggak sejarah bagi Kota Bekasi. Kita tidak lagi bicara soal membuang sampah, tapi mengolahnya menjadi energi. Kami di Pemerintah Kota siap bergerak cepat agar target pembangunan ini tidak meleset," ungkap Tri dengan penuh semangat.
APA MANFAAT PSEL BAGI WARGA BEKASI?
Pembangunan PSEL ini membawa segudang dampak positif, di antaranya:
- Lingkungan Lebih Bersih: Mengurangi beban sampah di TPA yang kian menggunung.
- Energi Terbarukan: Sampah diolah secara termal untuk menghasilkan listrik (Waste-to-Energy).
- Kesehatan Masyarakat: Sistem pengolahan yang tertutup dan modern meminimalisir bau dan polusi air tanah.
- Ekonomi Berkelanjutan: Membuka peluang kerja baru di sektor teknologi hijau.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
- *Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
- *Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16






