![]() |
| Pers Conference setelah bertanding |
Kota Bekasi, MSIR.COM ------Atmosfer panas menyelimuti Stadion Patriot Candrabhaga Stadion kebanggaan orang Bekasi, Sabtu 28/2/2026 saat FC Bekasi City menjamu PSMS Medan dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 yang digelar dengan waktu kick-off khusus Ramadhan pukul 20.30 WIB. Pasca pertandingan, pelatih kepala FC Bekasi City, Widyantoro, memberikan pernyataan mendalam terkait performa anak asuhnya di hadapan media.
Dalam sesi press conference yang berlangsung emosional, Coach Widyantoro mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja keras seluruh elemen tim. Meskipun laga berjalan sengit, ia menegaskan bahwa setiap pemain telah memberikan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
EVALUASI PERFORMA: SEKTOR PERTAHANAN DAN ROTASI PEMAIN
Coach Widyantoro menyoroti dinamika yang terjadi di lapangan, terutama mengenai komposisi pemain yang harus beradaptasi dengan situasi pertandingan.
"Dari pemain, semuanya sudah maksimal. Saya sangat bersyukur atas apa yang diberikan di lapangan," ujar Widyantoro. Ia juga sempat menyinggung tentang perubahan deskripsi permainan di sektor tertentu yang menjadi bahan pembelajaran bagi tim pelatih.
Salah satu poin yang menarik perhatian adalah keputusannya terkait Ezechiel N'Douassel (Exxon). Coach Widyantoro menjelaskan bahwa pergantian atau penanganan terhadap pemain kunci dilakukan dengan penuh pertimbangan medis dan teknis.
"Jangan sampai sakit. Kita harus menjaga kondisi pemain agar tidak cedera. Itu yang utama," tambahnya menekankan pentingnya recovery pemain.
TANTANGAN DI BULAN RAMADHAN DAN DUKUNGAN SUPORTER
Bermain di malam hari saat bulan suci Ramadhan memberikan tantangan tersendiri. Widyantoro mengakui adanya perbedaan atmosfer, namun ia tetap mengapresiasi masyarakat Bekasi yang hadir langsung ke stadion untuk memberikan dukungan.
Menurutnya, perubahan ritme permainan di babak pertama dan kedua adalah bagian dari strategi untuk menutupi celah yang ada. "Di babak kedua, kami mencoba menutupi kekurangan dari awal. Ini semua melibatkan kerja keras kolektif, bukan hanya saya sendiri," tegasnya.
MENATAP LAGA SELANJUTNYA: MEMPERKUAT KEKELUARGAAN TIM
Menutup sesi konferensi pers, pelatih yang akrab disapa "Wiwi" ini menjelaskan bahwa fokus ke depan adalah menjaga konsistensi dan mentalitas pemain. Ia melihat bahwa perlawanan tim lawan harus dijadikan motivasi untuk terus berkembang.
"Kita akan melakukan beberapa evaluasi. Penting bagi para pemain untuk terus belajar sehari-hari. Kami akan berjalan terus, memperbaiki apa yang kurang demi kepentingan tim," tutupnya dengan optimis. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



