Kota Bekasi, MSIR.COM ------Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, keresahan mulai menyelimuti para pedagang dan konsumen di Kota Bekasi. Kelangkaan pasokan daging sapi dilaporkan mulai terjadi di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Baru Kota Bekasi.
Menanggapi situasi ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (19/3/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk membedah akar masalah tersendatnya distribusi daging dan memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga bagi warga Patriot.
PEDAGANG MENGELUH STOK KOSONG SEJAK PAGI
Dalam dialog hangat bersama para pedagang, Tri Adhianto mendapati fakta lapangan yang cukup mengkhawatirkan. Beberapa lapak daging terpantau sudah tutup atau kehabisan stok lebih awal dari biasanya.
"Stok daging sapi menurun drastis dalam beberapa hari terakhir. Distribusi dari pemasok sangat terbatas, bahkan banyak rekan kami yang sudah kehabisan barang sejak pagi hari," keluh salah satu pedagang di Pasar Baru.
PENYEBAB KELANGKAAN: KENDALA DI RPH
Berdasarkan temuan di lapangan, hambatan utama ternyata terjadi di hulu distribusi. Tri Adhianto mengungkapkan adanya indikasi pembatasan pemotongan di sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH).
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menyiapkan langkah strategis:
- Koordinasi Lintas Sektor: Menghubungi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk membuka sumbatan distribusi.
- Audit Distribusi: Memastikan tidak ada penimbunan atau hambatan teknis yang disengaja oleh oknum tertentu.
- Monitoring Ketat: Pengawasan harian melalui dinas terkait untuk memantau fluktuasi harga eceran tertinggi (HET).
"Kami segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar distribusi daging kembali normal. Kami tidak ingin momen Idul Fitri terganggu oleh kendala pasokan pangan," tegas Tri Adhianto.
BAHAN POKOK LAIN IKUT DIPANTAU
Tak hanya daging sapi, Wali Kota juga menyoroti pergerakan harga komoditas lain seperti:
- Cabai & Bawang Merah: Mulai menunjukkan tren kenaikan harga.
- Minyak Goreng: Pasokan masih aman namun dalam pengawasan ketat.
Meskipun ada dinamika harga, Tri memastikan secara umum stok bahan pangan di Bekasi masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari kemenangan nanti.
Pemkot Bekasi mengeluarkan peringatan keras kepada para distributor dan pemasok. "Kami mengimbau jangan ada yang membatasi distribusi secara sengaja. Stabilitas pasar adalah prioritas. Kami akan pastikan harga tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah," pungkasnya. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16





