Jawa Timur, MSIR.COM ------Menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global menjadi prioritas utama Kepolisian Republik Indonesia. Dalam kunjungannya di Mapolda Jawa Timur, Sabtu lalu (14/3/2026), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi tegas mengenai pentingnya persatuan elemen bangsa untuk mengawal visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
STABILITAS KEAMANAN: KUNCI PERTUMBUHAN EKONOMI 2026
Jenderal Listyo Sigit menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan terjadi tanpa adanya kepastian keamanan atau stabilitas kamtibmas. Menurutnya, tantangan konflik global saat ini menuntut Indonesia untuk tetap solid di dalam negeri.
"Syarat utama untuk mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi adalah stabilitas keamanan nasional yang terjaga. Ini adalah PR kita bersama," ujar Kapolri dalam arahannya di Surabaya.
SINERGI TANPA BATAS: TNI, POLRI, ULAMA, DAN MASYARAKAT
Kapolri mengingatkan kembali kesuksesan Indonesia saat melewati badai Pandemi Covid-19 beberapa tahun silam. Kunci keberhasilan saat itu adalah gotong royong antara Pemerintah (Umarah), Ulama, dan rakyat. Pola yang sama ingin diimplementasikan kembali untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
Beberapa elemen kunci yang disoroti Kapolri antara lain:
- Soliditas TNI-Polri: Sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan.
- Peran Ulama & Tokoh Agama: Sebagai penyejuk di tengah masyarakat.
- Elemen Buruh & Pemuda: Sebagai motor penggerak ekonomi dan inovasi.
MENGAWAL PROGRAM STRATEGIS PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO
Tidak hanya soal keamanan fisik, Polri berkomitmen penuh mendukung program-program akselerasi Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya meliputi:
- Ketahanan Pangan & Energi: Memastikan distribusi dan ketersediaan komoditas tetap aman.
- Hilirisasi Industri: Perlindungan terhadap proyek strategis nasional yang menciptakan lapangan kerja.
- Kemandirian Bangsa: Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, termasuk energi (minyak), agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
MENUJU INDONESIA EMAS 2045 MELALUI BONUS DEMOGRAFI
Menutup arahannya, Kapolri mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sedang berada pada titik krusial Bonus Demografi. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui hilirisasi dan pengelolaan kekayaan alam yang mandiri.
"Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk melakukan lompatan besar menuju negara maju. Visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi jika kita semua kompak bersatu," pungkas Jenderal Sigit. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16





