Kota Bekasi, MSIR.COM ------Di balik kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H / 2026, ada ribuan personel Kepolisian yang berjaga 24 jam penuh. Menyadari beban kerja yang tinggi, Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya mengambil langkah strategis dengan memberikan Pendampingan Psikososial langsung di lapangan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog, ini bertujuan memastikan bahwa setiap personel di Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) tetap memiliki stabilitas emosi yang prima saat melayani masyarakat.
FOKUS UTAMA: STABILITAS EMOSI UNTUK PELAYANAN PRIMA
Operasi Ketupat bukan sekadar operasi lalu lintas, melainkan operasi kemanusiaan. Tekanan di lapangan, mulai dari kemacetan hingga dinamika cuaca, menuntut ketahanan mental yang luar biasa.
"Pendampingan ini adalah langkah preventif untuk mengelola tekanan kerja dan mencegah kelelahan mental (burnout). Kami ingin memastikan personel tetap humanis dalam melayani," ujar AKBP IBG Adi Putra Yadnya.
Bukan hanya sekadar kunjungan, tim psikologi memberikan intervensi praktis kepada petugas, di antaranya:
- Pemberian Motivasi: Membakar semangat pengabdian di tengah jauhnya jarak dengan keluarga saat Idul Fitri.
- Teknik Pernapasan (Breathing Exercise): Metode praktis agar personel tetap tenang saat menghadapi situasi krisis atau kepadatan arus.
- Deteksi Dini Stres Kerja: Mengidentifikasi personel yang membutuhkan dukungan psikologis lebih lanjut.
SEBARAN 20 TITIK PENDAMPINGAN DI WILAYAH HUKUM PMJ
Tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya menyisir 20 lokasi strategis, yang terdiri dari 13 Pospam, 5 Posyan, dan 2 Posko Arus Mudik. Beberapa titik krusial meliputi:
- Pusat Transportasi: Stasiun KA Gambir, Stasiun Senen, dan Terminal Pelni.
- Jalur Utama Mudik: Pospam Batas Kedungwaringin (Bekasi-Karawang) dan SGC Cikarang Utara.
- Titik Keramaian Kota: Masjid Istiqlal, Bundaran HI, dan Gading Serpong.
- Posko Kolaborasi: Posko Mudik Kemen PU dan Posko Kolaborasi Polres Metro Bekasi.
MENGAPA KESEHATAN MENTAL PERSONEL ITU PENTING?
Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Personel yang sehat secara mental akan:
- Lebih Profesional: Mampu mengambil keputusan cepat dengan kepala dingin.
- Lebih Humanis: Menghadapi keluhan pemudik dengan senyuman dan empati.
- Meminimalisir Pelanggaran: Stabilitas emosi mencegah terjadinya gesekan antara petugas dan masyarakat di lapangan.
Komitmen Biro SDM Polda Metro Jaya ini membuktikan bahwa institusi Polri sangat memperhatikan kesejahteraan personelnya. Mudik yang aman dan nyaman adalah hasil dari sinergi kesiapan fisik, sarana prasarana, dan yang terpenting: kesehatan mental para penjaganya. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16





