![]() |
| Evaluasi Makan Bergizi Gratis Bekasi |
Kota Bekasi, MSIR.COM ------Sinergi antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi yang digelar di Hotel Santika Premiere Harapan Indah pada Selasa (31/3/2026), Forkopimda Bekasi mempertegas komitmennya dalam mengawal investasi SDM jangka panjang ini.
Program strategis nasional ini bukan sekadar urusan perut, melainkan langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045.
KOTA BEKASI: FOKUS PADA HIGIENITAS DAN PEMBERDAYAAN UMKM
Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, mengungkapkan bahwa saat ini telah berdiri sekitar 230 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Patriot. Namun, kuantitas saja tidak cukup. Ada empat poin krusial yang menjadi fokus evaluasi:
- Standar Kebersihan Dapur: Menjamin makanan yang sampai ke tangan masyarakat higienis.
- Kualitas Nutrisi: Penyesuaian menu agar benar-benar memenuhi standar gizi nasional.
- Manajemen Limbah: Pengelolaan sisa produksi agar ramah lingkungan.
- Ekonomi Lokal: Melibatkan UMKM dalam rantai pasok untuk membuka lapangan kerja baru.
"Program MBG adalah investasi untuk menciptakan generasi sehat dan bebas stunting di Kota Bekasi," tegas Harris Bobihoe dalam sambutannya.
KABUPATEN BEKASI: OPTIMALKAN 178 SPPG UNTUK 3,27 JUTA JIWA
Di sisi lain, Kabupaten Bekasi yang memiliki populasi masif mencapai 3,27 juta jiwa, melaporkan progres yang sangat positif. Asisten Daerah I Kabupaten Bekasi, Drs. H. Hudaya, M.Si, menyebutkan telah tersedia 178 SPPG yang siap melayani kebutuhan gizi masyarakat.
Sejauh ini, pelaksanaan MBG di Kabupaten Bekasi berjalan kondusif tanpa kendala menonjol. Fokus ke depan adalah sinkronisasi lahan untuk pembangunan dapur MBG tambahan di titik-titik strategis.
PENGAWASAN KETAT DARI BADAN GIZI NASIONAL DAN TNI-Polri
Hadir langsung dalam rakor tersebut, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayuda, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, sinergi Forkopimda—termasuk peran Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, dan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni—sangat vital dalam memastikan program tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan.
Dukungan yang diharapkan dari Pemerintah Daerah:
- Penyediaan lahan tanpa sengketa untuk pembangunan SPPG.
- Pengawasan rutin terhadap operasional dapur MBG.
- Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat penerima manfaat.
MENATAP MASA DEPAN BEKASI
Rakor ini ditutup dengan optimisme tinggi. Dengan total 408 SPPG yang tersebar di seluruh wilayah Bekasi (Kota & Kabupaten), program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara signifikan.
Optimisme ini diperkuat dengan situasi keamanan yang terpantau aman dan kondusif selama proses evaluasi berlangsung, menandakan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16





