Iklan kantor DPRD Kota Bekasi

iklan

Bertahun-tahun Dicuekin Pemkab Bekasi, Warga Jayamulya Akhirnya Patungan Perbaiki Jalan Rusak!

Wati Warastuti
Selasa, Maret 31, 2026 | 19:58 WIB Last Updated 2026-03-31T15:02:04Z
Warga Jayamulya perbaiki jalan rusak swadaya 2026


Kabupaten Bekasi, MSIR.COM ------Seolah menjadi potret klasik ketimpangan pembangunan, warga Desa Jayamulya kembali harus mengurut dada. Akses jalan di wilayah RT 11/12, RW 05, Kampung Karedok yang sudah rusak bertahun-tahun tak kunjung mendapat sentuhan pemerintah daerah.

​Gerah karena usulan pembangunan selalu mentok di atas kertas, Pemerintah Desa (Pemdes) Jayamulya bersama warga akhirnya memutuskan untuk bergerak sendiri melakukan perbaikan secara swadaya pada Selasa (31/3/2026).

​AKSI NYATA SWADAYA: SAAT RAKYAT TAK LAGI BERGANTUNG PADA JANJI 

​Kepala Desa Jayamulya, Asep Gunawan, menegaskan bahwa inisiatif ini diambil demi kelancaran mobilitas warga. Mengingat jalan tersebut merupakan urat nadi penghubung antara Desa Sukasari dan Desa Sukaragam, kerusakan yang dibiarkan tentu sangat menghambat ekonomi dan aktivitas harian.​

"Ini murni swadaya masyarakat dan bantuan para donatur yang menyisihkan hartanya demi kenyamanan bersama," ujar Asep Gunawan saat meninjau lokasi perbaikan.

Kepala Desa Jayamulya, Asep Gunawan saat meninjau langsung lokasi perbaikan 


Langkah "jemput bola" ini menjadi bukti nyata kekompakan warga, sekaligus tamparan bagi pihak-pihak yang memiliki kewenangan namun memilih menutup mata.

​KEKECEWAAN TERHADAP DISPERKIMTAN BEKASI: ADA APA DENGAN MUSRENBANG?

​Tak hanya soal perbaikan fisik, Asep Gunawan juga menyoroti sistem birokrasi di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan dan Permukiman (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi.

​Ia mengungkapkan kejanggalan terkait usulan perbaikan jalan yang selalu masuk dalam skala prioritas setiap tahun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, namun realisasinya selalu nol besar.

​Kritik Pedas Terkait Transparansi Pembangunan

​Asep Gunawan mempertanyakan apakah ada standar ganda dalam penentuan proyek infrastruktur di Bekasi.

  • Pertanyaan Transparansi: Mengapa usulan prioritas tidak kunjung dieksekusi?
  • Dugaan Tebang Pilih: "Apa mungkin hanya mereka yang memiliki kedekatan dengan kepala dinas saja yang usulannya direalisasikan?" keluh Asep dengan nada kecewa.

HARAPAN UNTUK Plt BUPATI BEKASI 

​Kondisi di lapangan saat ini sangat kontras dengan jargon pembangunan merata yang sering didengungkan. Pemdes Jayamulya berharap Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, segera turun tangan melakukan peninjauan langsung.

​Warga menuntut agar pembangunan infrastruktur di tingkat desa dilakukan secara adil tanpa ada unsur "pilih kasih". Jangan sampai warga harus terus-menerus merogoh kocek pribadi untuk fasilitas publik yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

​Aksi swadaya warga Jayamulya adalah bentuk protes sekaligus solusi nyata. Namun, sampai kapan masyarakat harus mendanai sendiri fasilitas publik mereka? Transparansi anggaran di Disperkimtan Bekasi kini menjadi sorotan tajam publik. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bertahun-tahun Dicuekin Pemkab Bekasi, Warga Jayamulya Akhirnya Patungan Perbaiki Jalan Rusak!

Trending Now

Iklan

Logo PWI dan SMSI