MSIR.COM // Kota Bekasi, ----Aksi anarkis kelompok remaja di Bekasi Utara berhasil diredam kepolisian sebelum jatuh korban jiwa. Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polres Metro Bekasi Kota mengamankan empat pelajar yang kedapatan membawa senjata bambu di Jalan Raya Perjuangan pada Kamis (26/2/2026) dini hari.
Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini membuktikan bahwa jam menjelang sahur menjadi titik rawan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah penyangga ibu kota.
KRONOLOGI PENANGKAPAN DI JALAN RAYA PERJUANGAN
Tim 3 Presisi yang dipimpin oleh Ipda Rebi Dian Syahputra, S.H., awalnya melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan. Saat melintas di kawasan Bekasi Utara, petugas mencurigai sekumpulan remaja yang berkumpul di pinggir jalan dengan gestur yang tidak wajar.
Melihat mobil patroli mendekat, para remaja tersebut sempat mencoba melarikan diri. Namun, kesigapan petugas di lapangan berhasil menghentikan langkah empat orang di antaranya, yakni MRM (15), GDP (15), A (17), dan C (15).
"Saat diamankan, petugas menemukan barang bukti berupa dua bilah bambu yang diduga kuat akan digunakan sebagai alat tawuran," ungkap Ipda Rebi.
STATUS PELAJAR: PEMBINAAN JADI PILIHAN UTAMA
Mengingat keempat terduga pelaku masih berstatus pelajar SMP dan SMK, Polres Metro Bekasi Kota memilih jalur restorative justice berupa pembinaan. Alih-alih diproses hukum secara pidana, para remaja ini dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan pengawasan ketat.
Pihak kepolisian juga melibatkan pengurus RT/RW setempat dalam proses serah terima ini. Tujuannya jelas: menciptakan efek jera melalui kontrol sosial di lingkungan tempat tinggal mereka.
PESAN KAPOLRES METRO BEKASI KOTA: PERAN ORANG TUA ADALAH KUNCI
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., memberikan atensi khusus pada kejadian ini, terutama karena bertepatan dengan suasana bulan Ramadhan.
"Kami meminta peran aktif orang tua. Pastikan anak-anak sudah berada di rumah sebelum tengah malam. Jangan sampai mereka menjadi pelaku atau korban kekerasan jalanan yang merugikan masa depan," tegas Kombes Pol Kusumo. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



