![]() |
| Foto : BPMI Setpres |
Jakarta, MSIR.COM ------Suasana khidmat menyelimuti Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/2/2026). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto hadir mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Pengukuhan dan Ta'aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2025-2030.
Kehadiran pucuk pimpinan TNI ini menegaskan komitmen kuat negara dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus mempererat hubungan antara ulama, pemerintah (umara), dan masyarakat.
MOMEN PENTING PENGUKUHAN PENGURUS MUI BARU
Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, ini menandai babak baru kepemimpinan ulama di Indonesia untuk lima tahun ke depan. Selain Panglima TNI, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih turut hadir, memperlihatkan soliditas pemerintahan dalam mendukung program-program keumatan.
Rangkaian acara diawali dengan munajat dan doa keselamatan bangsa yang menyentuh hati. Sejumlah ulama besar dan tokoh agama ternama memimpin jalannya doa, di antaranya:
- KH Abdul Manan Ghani
- KH Mahfud Assirun
- Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi
- Habib Ahmad bin Ali Assegaf
- Ustadz Abdul Somad (UAS)
SIMBOL PERSATUAN BANGSA
Kehadiran pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dari seluruh penjuru Indonesia memberikan warna tersendiri. Acara ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan simbol kuat kebersamaan dalam merawat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
"TNI berkomitmen penuh untuk menjaga kehidupan beragama di Indonesia dengan menghormati kebebasan berkeyakinan dan menjaga toleransi antarumat beragama," tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keterangannya melalui Puspen TNI.
KOMITMEN TNI DALAM Kehidupan6 BERAGAMA
Sebagai institusi benteng negara, TNI menyatakan empat poin utama dalam menjaga kondusivitas beragama:
- Menghormati Kebebasan Beragama: Menjamin setiap warga negara menjalankan ibadah dengan aman.
- Menjaga Toleransi: Mencegah gesekan antar kelompok demi stabilitas nasional.
- Implementasi Nilai Relijius: Mengamalkan nilai agama dalam tugas sehari-hari.
- Menjadi Teladan: Menjadi pionir dalam mempraktikkan kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



