MSIR.COM, Kota Bekasi — Kawasan Stasiun Bekasi kini menjadi sorotan utama Pemerintah Kota Bekasi akibat tingginya beban lalu lintas yang kerap memicu kemacetan parah. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi menyiapkan langkah terpadu untuk melakukan penataan kawasan secara menyeluruh.
Menurut Tri Adhianto, tingginya aktivitas penumpang KRL di pagi hari dan penumpang jarak jauh di sore hari menciptakan titik temu volume kendaraan yang luar biasa. “Penanganan ini tidak bisa instan. Kita butuh perencanaan terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya.
Berikut adalah 4 poin besar transformasi infrastruktur yang disiapkan Pemkot Bekasi:
1. Pembangunan Parkir Bertingkat (Triple Deck)
Salah satu pemicu kemacetan di depan stasiun adalah ketidakteraturan kendaraan yang keluar-masuk lahan parkir. Pemkot akan membangun sistem parkir bertingkat atau triple deck. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas tampung kendaraan sekaligus menata alur drop-off agar tidak meluber ke jalan raya.
2. Flyover Jalan Perjuangan dan Bulak Kapal
Kabar gembira bagi pengguna Jalan Perjuangan. Pada tahun 2026, Pemkot Bekasi akan memulai studi kelayakan (Feasibility Study) pembangunan Flyover atau Underpass Jalan Perjuangan.
* Tahun 2027: Target pembebasan lahan dimulai.
* Tahun 2028: Direncanakan pembangunan dua flyover tambahan melalui dukungan Pemprov Jabar, termasuk kawasan Bulak Kapal yang lahannya sudah siap 100%.
3. Jalan Frontage di Sisi Rel Kereta Api
Untuk memecah arus, akan dibangun jalan frontage yang menghubungkan Jalan Perjuangan langsung ke Jalan Pahlawan. Proyek ini memanfaatkan lahan milik PT KAI yang telah dibebaskan. Jalur alternatif ini diprediksi akan mengurangi beban kendaraan di ruas utama stasiun hingga 30-40%.
4. Optimalisasi Jalur Pedestrian dan Taman
Bukan hanya untuk kendaraan, kenyamanan pejalan kaki juga menjadi prioritas. Perbaikan infrastruktur di Jalan Pusdiklat akan mencakup:
* Pembangunan jembatan baru.
* Peningkatan fasilitas pedestrian (trotoar).
* Penataan taman kota agar kawasan stasiun lebih estetik dan humanis.
DAMPAK TERHADAP EKONOMI DAN PROPERTI
Langkah penataan ini diprediksi tidak hanya mengurai macet, tetapi juga meningkatkan nilai properti di sekitar Jalan Perjuangan dan Jalan Pahlawan. Dengan akses yang lebih tertata, mobilitas warga akan lebih efisien, yang secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Bekasi. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply