MSIR.COM, Kota Bekasi —Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengklarifikasi bahwa kegiatan olahraga renang di sekolah tidak bersifat wajib dan tidak akan mempengaruhi nilai akademik siswa. Pernyataan ini bertujuan untuk merespons keluhan orang tua yang merasa tertekan oleh biaya dan akses yang terbatas. Tri menekankan bahwa pendidikan jasmani harus fleksibel dan dapat diakses oleh semua siswa tanpa membebani mereka secara finansial.
Tri Adhianto menjelaskan bahwa ada berbagai cabang olahraga lain yang juga dapat memupuk karakter dan sportivitas. Tujuan utama dari pendidikan jasmani di sekolah adalah untuk menumbuhkan siswa yang tangguh dan sehat, bukan sekadar mengejar nilai atau prestasi. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk menyediakan fasilitas olahraga yang inklusif, memungkinkan semua siswa untuk mengembangkan potensi mereka tanpa tekanan.
Selain itu, Tri juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang perkembangan anak, baik secara akademis maupun non-akademis. Ia menekankan bahwa gizi seimbang dan kesehatan, termasuk kesehatan mata, sangat penting untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi berbagai kegiatan pembelajaran. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply