MSIR.COM, Kota Bekasi —Timnas Indonesia akan melakoni laga krusial pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menantang tuan rumah Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis 9/10/2025 dini hari pukul 00.15 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu penentu nasib skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke pentas sepak bola dunia.
Di bawah kendali pelatih legendaris Belanda, Patrick Kluivert, Timnas Indonesia datang dengan kepercayaan diri yang meningkat. Ini tak lepas dari tren positif yang berhasil dicatat Merah Putih dalam dua pertemuan terakhir kontra Green Falcon.
DOMINASI ARAB SAUDI MULAI GOYAH
Meskipun secara head-to-head (H2H) total Arab Saudi jauh mendominasi (13 kemenangan, 3 imbang, 1 kemenangan untuk Indonesia dari 17 pertemuan), performa skuad Garuda belakangan ini menunjukkan perlawanan sengit.
Pada ronde ketiga kualifikasi sebelumnya, Indonesia berhasil menahan imbang Arab Saudi 1-1 di laga tandang. Keunggulan cepat Indonesia melalui Ragnar Oratmangoen sempat dibalas Al-Juwahir, dengan aksi heroik kiper Maarten Paes yang menggagalkan penalti Salem Al-Dawsari menjadi sorotan utama.
Puncaknya, pada laga home di Gelora Bung Karno (19/11/2024), Indonesia mencatat kemenangan perdana sepanjang sejarah atas Arab Saudi dengan skor 2-0, berkat dwigol Marselino Ferdinan saat tim masih dilatih Shin Tae-yong.
Kini, dengan program naturalisasi yang matang, skuad Indonesia di bawah Patrick Kluivert dinilai memiliki komposisi yang lebih berimbang. Kehadiran amunisi baru seperti Joey Pelupessy, Milliano Jonathans, Mauro Zijlstra, dan Ole Romeny diharapkan mampu mengangkat performa tim di laga tandanya kali ini.
PELUANG POIN MASIF DAN TEKAD KLUIVERT

Secara peringkat FIFA, jurang perbedaan antara kedua tim masih terlampau jauh. Arab Saudi bercokol di peringkat 59 dunia (1420,65 poin), sementara Indonesia di posisi 119 (1157,94 poin).
Perbedaan peringkat yang jomplang ini justru menjadi motivasi. Kemenangan atau bahkan hasil imbang melawan tim dengan peringkat yang jauh lebih tinggi akan memberikan kenaikan poin FIFA yang masif bagi Indonesia.
Menyadari pentingnya momen ini, Pelatih Patrick Kluivert (49 tahun) telah meminta anak asuhnya untuk tampil “mati-matian” di Jeddah.
Momen ini tidak boleh disia-siakan. Semua aspek permainan, mulai dari eksekusi bola mati hingga penguasaan bola, harus berjalan sempurna. Pentingnya konsentrasi penuh selama 90 menit untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun.
Meski menyadari bahwa menghadapi Arab Saudi dan Irak di Timur Tengah adalah tugas berat, Kluivert optimistis bahwa tekad dan semangat juang pemain Indonesia akan menjadi modal utama untuk menjawab tantangan tersebut. Arab Saudi sendiri telah mempersiapkan diri dengan sejumlah uji coba melawan tim kuat seperti Rep. Ceko, Meksiko, Macedonia Utara, dan Amerika Serikat. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply