Soliditas Organisasi Diperkuat, Setiap Bidang Didorong Lebih Progresif dan Bertanggung Jawab
MSIR.COM, Kota Bekasi —Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya resmi menetapkan arah kebijakan organisasi untuk tahun 2026 dalam Rapat Kerja (Raker) dan Evaluasi Tahunan yang digelar di Aula Kantor PWI Bekasi Raya, Senin sore (22/12/2025).
Mengusung semangat “Naik Kelas”, organisasi konstituen Dewan Pers ini menekankan pada penguatan disiplin anggota, kemandirian ekonomi, dan transparansi kemitraan strategis.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyatakan bahwa momentum akhir tahun ini bukan sekadar seremoni laporan pertanggungjawaban, melainkan pijakan untuk transformasi organisasi yang lebih progresif.
Menurutnya, tahun 2026 menuntut setiap bidang untuk bekerja dengan indikator capaian yang lebih jelas.
”Soliditas tanpa kerja nyata itu semu. Di tahun 2026, setiap bidang harus berani melakukan terobosan. PWI Bekasi Raya harus lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai wadah wartawan profesional,” ujar Ade dalam sambutannya.
FOKUS STRATEGIS TIAP BIDANG UNTUK 2026
Dalam forum yang dihadiri oleh pengurus dan Dewan Penasehat tersebut, sejumlah poin krusial menjadi sorotan utama bagi keberlangsungan organisasi ke depan:
1. Independensi & Kemitraan: Bidang Kerja Sama akan memperluas jejaring dengan instansi pemerintah dan swasta tanpa mengorbankan independensi jurnalis.
2. Transformasi Digital: Bidang Humas difokuskan pada penguatan citra organisasi di ruang siber dan media sosial.
3. Etika dan Kredibilitas: Bidang Penegakan Disiplin berkomitmen memperketat pengawasan terhadap kepatuhan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
4. Kesejahteraan & Kemandirian: Bidang Kesra dan Bidang Ekonomi Usaha bersinergi untuk menciptakan unit usaha kreatif guna menunjang ekonomi anggota secara berkelanjutan.
DEWAN PENASEHAT: JAGA MARWAH ORGANISASI, PERKUAT ETIKA DAN KOLEKTIVITAS
Dewan Penasehat PWI Bekasi Raya dalam arahannya mengingatkan bahwa kekuatan organisasi wartawan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari konsistensi menjaga etika, disiplin, dan marwah profesi.
“PWI adalah rumah besar. Perbedaan pandangan itu wajar, tapi harus bermuara pada satu tujuan: menjaga kehormatan wartawan dan organisasi. Jangan ada bidang yang berjalan sendiri-sendiri,” pesan Dewan Penasehat
RUANG ASPIRASI ANGGOTA: KRITIK , USUL , DAN HARAPAN

Raker juga membuka ruang penyampaian pendapat dari para anggota, yang dimanfaatkan untuk menyampaikan kritik konstruktif, usulan program, serta harapan agar PWI Bekasi Raya semakin inklusif dan responsif terhadap kebutuhan anggota di lapangan.
Sejumlah anggota menekankan pentingnya peningkatan kapasitas jurnalistik, pelatihan berkelanjutan, serta komunikasi internal yang lebih intens agar tidak terjadi jarak antara pengurus dan anggota.
Hasil Raker akhir tahun pun menyimpulkan satu keputusan mutlak bahwa PWI Bekasi Raya pada Tahun 2026 harus lebih aktif bergerak.
Menutup rangkaian Raker, Ketua PWI Bekasi Raya kembali menegaskan bahwa hasil evaluasi dan masukan anggota akan menjadi dasar penetapan program kerja 2026.
“Tahun 2026 tidak boleh biasa-biasa saja. Setiap bidang wajib lebih maksimal, lebih berani, dan lebih bertanggung jawab. PWI Bekasi Raya harus hadir sebagai organisasi yang solid, aktif, dan dihormati—baik oleh anggotanya maupun oleh publik,” pungkas Ade Muksin.
Kegiatan Raker dan Evaluasi Tahunan ditutup dengan foto bersama seluruh pengurus dan anggota, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen kolektif untuk melangkah lebih kuat di tahun mendatang.
Dengan evaluasi yang jujur, partisipasi anggota yang terbuka, serta arah kerja yang tegas, PWI Bekasi Raya menatap 2026 dengan tekad: bergerak lebih nyata, menjaga integritas, dan memperkuat peran pers untuk masyarakat. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply