MSIR.COM, Kota Bekasi —Lanjutan pekan ke-8 Pegadaian Championship 2025-2026 menyajikan drama sengit antara FC Bekasi City vs Persikad Depok di Stadion Patriot Candrabhaga kota Bekasi, pada Minggu 2/11/2025. Dalam laga yang diwarnai insiden, keputusan kontroversial wasit, hingga tambahan waktu super panjang, tim tamu, Persikad Depok, berhasil mencuri tiga poin penuh dengan skor akhir 2-1.

BABAK PERTAMA: Penuh Intrik dan Tanpa Gol
Sejak kick-off pukul 15.30 WIB, FC Bekasi City, berjuluk Laskar Kuda Hitam yang berstatus tuan rumah, tampil dominan dan mencoba mengendalikan jalannya pertandingan, terutama di babak pertama. Gelandang andalan mereka, Renan Silva, sempat melepaskan sepakan keras pada menit ke-32, namun pertahanan rapat Persikad Depok mampu memblok upaya tersebut.
Sementara itu, Persikad Depok, yang dijuluki Serigala Margonda, beberapa kali mengancam lewat aksi Luthfi Kamal. Meski demikian, belum ada serangan yang benar-benar membuahkan hasil.
Pertandingan sempat beberapa kali terhenti lama, termasuk insiden yang melibatkan pemain Persikad Depok, yang membuat durasi babak pertama melar hingga 45+12 menit. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang paruh pertama.

BABAK KEDUA: Penuh Kontroversi dan Gol Penentu
Memasuki babak kedua, kejutan terjadi. Persikad Depok, yang bermain lebih efektif, justru berhasil memecah kebuntuan. Pemain pengganti, Hamzah Depa, langsung mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54 dengan sepakan kaki kiri melengkung yang tak mampu dijangkau kiper FC Bekasi City, Ikram Al-Ghiffari. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Drama kembali memanas. Pertandingan terhenti lama karena wasit utama berkonsultasi dengan wasit VAR untuk sebuah keputusan krusial. Puncaknya, pada menit ke-79, Persikad Depok dihadiahi tendangan penalti.
Eksekusi pertama Enzo Nicolas Celestine sejatinya mampu diblok oleh Ikram Al-Ghiffari. Namun, wasit memutuskan penalti harus diulang. Ada pemain FC Bekasi City dinilai masuk areal terlarang terlalu cepat sebelum bola ditendang, sebuah keputusan yang sontak menimbulkan protes dari kubu Laskar Kuda Hitam. Enzo yang mengulang penalti tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua, dan berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Gol ini menjadi kontroversi utama dalam pertandingan tersebut.
FC Bekasi City tidak menyerah. Hanya berselang tiga menit, pada menit ke-82, mereka berhasil memperkecil ketinggalan. Gol dicetak oleh Saldi setelah memanfaatkan assist dari penyerang senior, Ezequiel Ndouassel. Skor menjadi 2-1.
Di sisa waktu yang krusial, tensi pertandingan meningkat. Para pemain Persikad Depok terlihat melakukan strategi mengulur-ulur waktu, memanfaatkan setiap insiden kecil, yang membuat frustrasi kubu tuan rumah. Gempuran demi gempuran dilancarkan FC Bekasi City, namun pertahanan Serigala Margonda tetap kokoh.

Hingga peluit panjang ditiup wasit pada menit 90+10, skor 2-1 untuk kemenangan Persikad Depok tidak berubah. Hasil ini menjadi kerugian besar bagi FC Bekasi City di kandang sendiri. [■]

Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply