Anggota DPRD Kota Bekasi Berjanji Menginisiasi Koordinasi Dengan Dinas SDA dan PLN uUntuk Menata Ulang Infrastruktur Drainase Tanpa Mengganggu Instalasi Listrik Vital
MSIR.COM, Kota Bekasi —Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Alit Jamaludin, S.E., menggelar kegiatan reses dalam rangka menjaring aspirasi warga di Kampung Bekasi Jati, Kelurahan Margahayu. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu sore, 08/11/2025, di Aula RT.04/RW.04, pukul 15.30 WIB, ini berfokus pada pembahasan solusi mendesak terkait masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Inti permasalahan yang disorot adalah kondisi saluran air di sekitar area gardu PLN yang mengalami penyumbatan total, atau tidak memiliki jalur pembuangan (outlet) yang memadai, sehingga memicu genangan parah saat hujan deras.
Dalam sambutannya, Alit Jamaludin, S.E. menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerugian yang dialami warga akibat banjir. “Masalah banjir ini bukan hanya masalah teknis, tapi masalah sosial kita bersama. Berdasarkan laporan dan pengamatan langsung, titik kritis ada persis di dekat gardu PLN, di mana air seolah berhenti mengalir,” ujar beliau.
Diskusi yang melibatkan Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga ini menghasilkan beberapa poin penting:
- Akar Masalah Teridentifikasi: Warga memastikan bahwa saluran air terhambat total atau terhenti jalurnya saat berhadapan dengan area gardu PLN, yang merupakan pemicu utama genangan kronis.
- Langkah Jangka Pendek: Sebagai aksi cepat, Alit Jamaludin, S.E, mendorong agar segera dilakukan gotong royong terpadu untuk membersihkan material penyumbat dan memetakan sementara alur air yang tersisa di sekitar lokasi kritis.
- Solusi Lintas Sektor: Untuk penyelesaian yang berkelanjutan, Alit Jamaludin, S.E, berkomitmen segera menindaklanjuti dengan mengambil langkah koordinasi strategis. Ini mencakup komunikasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan pihak PLN setempat. Tujuannya adalah memastikan bahwa perbaikan dan penataan ulang saluran drainase dapat dieksekusi tanpa mengganggu instalasi listrik vital PLN.

Reses ditutup dengan kesepakatan bahwa tim teknis dari warga dan pengurus wilayah akan segera menyusun dokumen proposal dan skema teknis solusi. Dokumen ini akan menjadi dasar pengajuan resmi untuk mendapatkan dukungan anggaran dan pelaksanaan dari Pemerintah Kota Bekasi demi mewujudkan Margahayu yang bebas genangan. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply