Sah! Said Iqbal Kembali Pimpin Partai Buruh 2026–2031: Fokus Upah Layak dan Kawal RUU Perampasan Aset

MSIR.COM, Jakarta Kongres Partai Buruh 19 – 22 Januari 2026 hari ini resmi berakhir di Hotel Golden Boutique, Jakarta Pusat, dengan keputusan krusial bagi peta politik nasional.

Selain menetapkan kembali nakhoda utama, partai berlambang padi ini mempertegas sikap politiknya terhadap isu-isu strategis yang menyentuh rakyat kecil.

 

ESTAFET KEPEMIMPINAN: SAID IQBAL DAN FERRI NUZARLI JILID II

​Melalui proses sidang yang demokratis, Ir. H. Said Iqbal, M.E. secara aklamasi kembali ditetapkan sebagai Presiden Partai Buruh untuk periode 2026–2031. Ia akan didampingi oleh H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. yang kembali mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal.

​Penetapan ini disambut gemuruh antusiasme ratusan delegasi dari berbagai penjuru Indonesia. Dalam pidatonya, Said Iqbal menegaskan bahwa lima tahun ke depan adalah momentum transformasi Partai Buruh menjadi kekuatan politik kelas pekerja yang tidak bisa dipandang sebelah mata di level nasional.

 

EMPAT POIN STRATEGIS PERJUANGAN RAKYAT 

​Bukan sekadar suksesi kepemimpinan, kongres ini menghasilkan mandat perjuangan yang tegas:

​1. Upah Layak & Regulasi: Mendesak kenaikan upah minimum yang signifikan dan revisi UU Ketenagakerjaan agar lebih memanusiakan buruh.

2. ​Kedaulatan Demokrasi: Menolak keras wacana pengembalian Pilkada ke tangan DPRD, menuntut rakyat tetap memiliki hak pilih langsung.

​3. Pemberantasan Korupsi: Mendukung penuh pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen pemulihan kerugian negara.

4. ​Konsolidasi 2029: Ferri Nuzarli menekankan penguatan struktur administrasi demi target besar pada Pemilu 2029 mendatang.

Presiden Partai Buruh Aksi depan DPR/MPR RI. 28/8/2025
Presiden Partai Buruh Aksi depan DPR/MPR RI. 28/8/2025

​”Kami bukan hanya partai politik, tapi wadah perlawanan terukur bagi buruh dan rakyat kecil yang merindukan keadilan sosial,” tegas Said Iqbal dalam penutupan kongres.

 

MENATAP PEMILU 2029

​Dengan berakhirnya kongres ini, Partai Buruh kini fokus pada militansi kader di akar rumput. Soliditas kepemimpinan Said-Ferri dianggap sebagai modal utama untuk menjaga stabilitas internal sekaligus memperluas basis massa di luar sektor industri formal. [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16