Fokus Utama Trauma Healing dan Operasi SAR K-9-Drone di Lokasi Terdampak Bencana Hidrometeorologi
MSIR.COM, Pekan Baru —Kepolisian Daerah (Polda) Riau menunjukkan aksi cepat tanggap dan solidaritas kemanusiaan dengan mengirimkan armada bantuan besar-besaran untuk korban bencana hidrometeorologi di tiga provinsi tetangga: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pelepasan resmi bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, di Mapolda Riau. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Riau dan Bhayangkari, sebagai respon atas kebutuhan mendesak di wilayah bencana.
BANTUAN LOGISTIK DAN PERSONEL DI GARIS DEPAN
Polda Riau mengerahkan total 9 kendaraan operasional, terdiri dari 6 truk penuh logistik yang disalurkan merata ke tiga provinsi sasaran. Muatan logistik difokuskan pada kebutuhan dasar pengungsi, mencakup:
* 4 Ton Beras
* 900 Dus Mie Instan
* 420 Dus Air Mineral
* Ratusan unit selimut (1.450 pcs), susu bayi, pampers, dan pembalut wanita.
Selain bantuan barang, kekuatan utama dikerahkan dalam bentuk personel. Sebanyak 290 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) sudah diberangkatkan sejak 29 November 2025 untuk memperkuat tim penanganan darurat, terutama di Sumatera Barat.
Fokus SAR: Tim dilengkapi unit pendukung canggih seperti drone SAR untuk pemetaan titik longsor dan Tim K-9 (anjing pelacak) untuk operasi pencarian korban yang tertimbun.
Dapur Lapangan: Tim telah mengoperasikan dapur lapangan untuk memastikan suplai makanan siap saji bagi penyintas dan petugas di lokasi bencana.
PEMULIHAN TRAUMA MENJADI PRIORITAS UTAMA
Menyadari dampak psikologis bencana, Polda Riau juga menurunkan tim ahli untuk program trauma healing. Sebanyak 36 psikolog dikerahkan, terdiri dari 6 psikolog Polri dan sekitar 30 psikolog relawan dari berbagai perguruan tinggi di Riau.
Fokus utama pendampingan psikologis adalah:
1. Pemulihan trauma pada anak dan perempuan penyintas.
2. Stabilitas mental bagi petugas lapangan yang bekerja di kondisi ekstrem.
3. Program penyembuhan sosial untuk membantu komunitas bangkit pasca-bencana.
SOLIDARITAS KEBANGSAAN MELAMPAUI BATAS YURISDIKSI
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa aksi ini adalah manifestasi dari solidaritas kebangsaan.
”Kita merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kita adalah satu keluarga besar bangsa Indonesia — dan kemanusiaan melampaui batas yurisdiksi,” tegas Kapolda.
Beliau juga menjamin bahwa seluruh bantuan akan dikawal ketat oleh Brimob dan Propam hingga mencapai titik distribusi akhir, memastikan bantuan benar-benar diterima oleh para pengungsi. Kapolda juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua personel Polri di Sumbar selama operasi penanganan bencana. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply