Polda Metro Jaya Gaungkan Kesehatan Mental di Kampus Melalui “Psikoedukasi Goes to Campus”

MSIR.COM, Jakarta —Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan mental masyarakat, khususnya di lingkungan akademis, dengan meluncurkan program “Psikoedukasi Goes to Campus.” Inisiatif yang digagas oleh Bagian Psikologi (Bagpsi) Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan mengelola stres, dan pemahaman diri di kalangan mahasiswa.

​Dipimpin oleh AKBP IBG Adi Putra Yadnya, M.Psi., Psikolog, tim psikologi kepolisian ini telah menyambangi sejumlah perguruan tinggi ternama di Jakarta. Kegiatan ini disambut antusias oleh baik mahasiswa maupun dosen, menekankan bahwa isu kesehatan mental adalah prioritas bersama.

 

MENGEDUKASI GENERASI MUDA 

​Program ini telah sukses dilaksanakan di tiga kampus utama:

1. ​Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (Jumat, 12 September 2025)

​2. Universitas Tarumanagara (UNTAR) (Kamis, 25 September 2025)

3. ​Universitas Negeri Jakarta (UNJ) (Selasa, 7 Oktober 2025)

 

​Dalam sesi di UNTAR yang dihadiri oleh sekitar 70 peserta, materi disajikan secara interaktif menggunakan pendekatan psikologi positif. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya mengenali tekanan akademik dan sosial, tetapi juga mempelajari langkah-langkah preventif dan cara efektif mengelola stres.

 

MENYOROTI PERAN SENTRAL PSIKOLOGI DALAM KEPOLISIAN 

​AKBP Adi Putra Yadnya, dalam paparannya, menegaskan pentingnya peran psikologi yang kini menjadi jantung manajemen SDM Polri dan pilar penting dalam operasi kepolisian.

​”Psikologi bukan sekadar fungsi pendukung, tetapi inti dari upaya Polri mewujudkan layanan yang profesional dan humanis,” jelasnya.

​Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai peran strategis psikolog di kepolisian, termasuk:

​* Asesmen untuk promosi jabatan.

​* Criminal profiling dan asistensi interogasi berbasis ilmiah.

​* Pendampingan psikologis bagi korban dan saksi, terutama kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

​* Menjaga well-being anggota Polri melalui konseling dan penanganan trauma/stres kerja.

 

​Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan profesi psikologi di dunia kepolisian, membuka wawasan mahasiswa mengenai jalur karier alternatif, dan mendorong pengembangan diri secara holistik—memahami kekuatan, kelemahan, nilai, dan tujuan hidup.

​Polda Metro Jaya berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini, dengan rencana menyasar kampus-kampus lain seperti Universitas Jayabaya, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBHARA Jaya), dan Binus University. Tujuannya adalah mendekatkan layanan psikologi kepada masyarakat dan menciptakan lingkungan kampus yang sehat secara mental dan emosional. [■]

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!