MSIR.COM, Kota Bekasi —Rivalitas panas bertajuk “El Clasico Indonesia” berakhir manis bagi tuan rumah. Persib Bandung sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11/1/2026 Kick-off pukul 15.30 WIB.

BABAK PERTAMA: Gol Kilat Beckham Putra
Laga baru berjalan lima menit ketika seisi GBLA bergemuruh. Berawal dari kesalahan antisipasi Bruno Tubarao dalam menghalau umpan silang, bola liar jatuh tepat di hadapan Beckham Putra. Tanpa ampun, gelandang muda tersebut menyambar bola dan menaklukkan kiper Persija, Carlos Eduardo.
Persija sejatinya memberikan perlawanan sengit. Skuad asuhan Mauricio Souza mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang emas.
Pada menit 38 Aksi one-on-one Maxwell digagalkan Teja Paku Alam. Lalu berselang 4 menit tepatnya pada menit 42, sepakan jarak jauh Allano membentur tiang gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang bertanda turun minum babak pertama skor bertahan 1-0.

BABAK KEDUA: Petaka Bruno Tubarao
Namun, momentum Macan Kemayoran patah di menit ke-53. Bruno Tubarao diusir wasit setelah menerima kartu merah langsung akibat insiden menginjak kaki Beckham Putra.
Bermain dengan 10 orang membuat intensitas serangan Persija menurun drastis. Dengan melakukan rotasi pergantian pemain, ternyata skema permainan lebih apik pada saat babak pertama.
Persib kudeta puncak klasemen, meski Carlos Eduardo tampil gemilang di bawah mistar Persija dengan menepis peluang Julio Cesar dan Ramon Souza, skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang akhir babak kedua berbunyi.
Kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa. Persib resmi mengkudeta posisi puncak klasemen sekaligus menyandang status Juara Paruh Musim Super League 2025/2026.
UPDATE KLASEMEN PAPAN ATAS

Kemenangan tipis sangat menaikkan pamor Persib Bandung meraih 38 Poin dan mencapai puncak klasemen sementara. Sedangkan Borneo FC raih 37 Poin posisi kedua. Dan Persija Jakarta masih bertahan urutan ketiga koleksi 35 Poin.
MENGAPA PERSIB MENANG ?
Dilihat dari sisi teknis, Persib menunjukkan efektivitas tinggi. Meski Persija tampil lebih dominan secara statistik peluang, penyelesaian akhir yang buruk dan performa impresif Teja Paku Alam patut mendapatkan hadiah ponsel OPPO menjadi Man Of The Match hal inilah menjadi pembeda.

Kartu merah Bruno Tubarao adalah titik balik pemain jatuh mental dalam pertandingan babak kedua.
Persija kehilangan pengatur ritme di lini tengah, sehingga transisi dari bertahan ke menyerang menjadi tumpul di sisa babak kedua.
Keberhasilan Persib menjaga clean sheet di laga krusial ini menunjukkan kematangan lini belakang yang dikomandoi pelatih melakukan pola bertahan Man To Man dalam menghadapi tekanan intensitas tinggi skuad Macan Kemayoran. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply