Kota Bekasi, MSIR.COM — Pemerintah Kota Bekasi, melalui Badan Perencanaan, Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), melanjutkan komitmennya dalam mendorong inovasi dengan menggelar acara Gelar Teknologi Tepat Guna dan Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan ‘Bekasi Innovation Week 2025’.
Bertempat di Ruang Nonon Sonthanie Gedung D Kantor Wali Kota Bekasi, acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari kepala perangkat daerah, camat, dan lurah, hingga pimpinan perguruan tinggi, kepala SMK/SMA, serta para ketua Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) dan finalis lomba.
MENDORONG KREATIVITAS UNTUK PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK

Menurut Kepala Bappelitbangda Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar, tujuan utama dari acara ini adalah untuk menstimulasi ide-ide kreatif dan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan kemandirian masyarakat.
”Sejak tahun 2020, Bekasi Innovation Week telah berhasil mengumpulkan total 421 inovasi daerah, 140 inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), dan mengaktifkan 21 Posyantek,” ujar Dinar Faizal Badar dalam sambutannya.
INOVASI SEBAGAI PELUANG PENINGKATAN EKONOMI

Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, menegaskan bahwa Pemkot Bekasi terus berupaya mengubah tantangan menjadi peluang, terutama untuk pembangunan ekonomi kota, melalui kegiatan yang berfokus pada penguatan inovasi dan teknologi.
”Tahun ini, Gubernur Jawa Barat menyelenggarakan Anugerah Gapura Sri Baduga yang menjadikan inovasi, TTG, dan Posyantek sebagai indikator penilaian. Saya menginstruksikan para camat dan lurah untuk membentuk satu Posyantek di setiap kelurahan,” kata Harris Bobihoe. Ia menambahkan bahwa Posyantek memiliki peran vital dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KOMITMEN PEMERINTAH UNTUK MASA DEPAN INOVATOR
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Wakil Wali Kota juga menyatakan bahwa Pemkot Bekasi, melalui Bappelitbangda, akan memfasilitasi para inovator di Kota Bekasi dalam pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Langkah ini diharapkan dapat melindungi dan mendukung karya-karya inovatif yang dihasilkan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis papan nama kepada perwakilan 21 Posyantek, tinjauan pameran, dan presentasi dari para finalis lomba. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply