MSIR.COM, Banda Aceh —Momentum rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) Aceh pasca-bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu kini menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi III DPR Aceh, Hasballah, mengingatkan agar proses pembangunan kembali wilayah terdampak tidak sekadar menjadi ajang bagi perusahaan besar dari luar daerah, melainkan harus memberikan efek domino ekonomi bagi warga lokal.
Hasballah menegaskan bahwa keterlibatan pengusaha lokal adalah kunci inklusivitas pembangunan. Ia tidak ingin pola lama kembali terulang, di mana perusahaan nasional mendominasi tanpa melibatkan ekosistem bisnis daerah.
”Kita harus belajar dari pengalaman. Jangan sampai pepatah Aceh ‘Buya Krueng Teudong-dong, Buya Tamong Meureseuki’ terjadi lagi. Tuan rumah jangan hanya menonton sementara pihak luar yang membawa pulang keuntungan,” ujar politisi Partai Aceh tersebut, Senin (5/1/2026).
SINERGI BUMN DAN DUKUNGAN PERBANKAN
Meski mengakui adanya celah dari sisi kapasitas finansial dan teknis, Hasballah meyakini bahwa pengusaha Aceh memiliki peran strategis jika dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Saat ini, sejumlah proyek besar diketahui mulai ditangani oleh raksasa konstruksi seperti PT Adhi Karya (Persero).
Ia mendorong adanya skema kemitraan yang nyata, di mana BUMN bertindak sebagai pendamping bagi pengusaha lokal. Selain itu, Hasballah menyoroti dua poin krusial untuk memperkuat posisi pelaku usaha daerah:
1. Peran Kadin: Meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh untuk aktif melakukan pendampingan teknis dan fasilitasi akses proyek.
2. Relaksasi Perbankan: Mendesak sektor perbankan memberikan kelonggaran pembiayaan agar pengusaha lokal memiliki modal yang cukup untuk bersaing.
”Tanpa dukungan pembiayaan dan kemauan politik dari pusat untuk menggandeng daerah, percepatan rehab-rekon ini akan terasa hambar bagi ekonomi lokal,” pungkasnya. (Muhammad – Kontributor Aceh) [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply