MSIR.COM, Kota Bekasi — Ancaman penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza) di wilayah perkotaan semakin mengkhawatirkan. Merespons tantangan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi memperkuat barisan dengan merangkul elemen masyarakat melalui pelantikan DPD Forum Anti Penyalahgunaan Napza (Forza) Indonesia Kota Bekasi.
Acara yang berlangsung di Bekasi Creative Center Multiguna pada Minggu (15/02) ini menjadi momentum krusial bagi penguatan sinergi pemberantasan barang haram di Kota Patriot.
MITRA STRATEGIS PEMERINTAH KOTA BEKASI
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang hadir langsung dalam pelantikan tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran Forza Indonesia diharapkan menjadi motor penggerak kesadaran publik yang lebih masif.
“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik pelantikan formatur DPD Forza Indonesia. Ini adalah bukti nyata kepedulian masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan Napza,” ujar Abdul Harris dalam sambutannya.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki fleksibilitas untuk masuk ke lapisan masyarakat yang mungkin sulit dijangkau secara formal oleh birokrasi.
FOKUS PADA EDUKASI DAN PENCEGAHAN DINI
Dalam analisisnya, Abdul Harris menekankan bahwa persoalan Napza bukan sekadar urusan penegakan hukum oleh aparat, melainkan masalah ketahanan sosial. Ia menyoroti tiga pilar utama pencegahan:

* Lingkungan Keluarga: Sebagai benteng pertama deteksi dini.
* Pendidikan: Sosialisasi intensif di sekolah dan perguruan tinggi.
* Komunitas Sosial: Pengawasan kolektif di tingkat RT/RW.
“Kita harus bergerak bersama. Edukasi dan pendampingan adalah kunci agar generasi muda kita tidak terjebak dalam lingkaran hitam narkoba,” tegasnya lagi.
PROGRAM INOVATIF: DARI SEKOLAH HINGGA REHABILITASI
Ketua Umum Forza Indonesia Kota Bekasi menyatakan komitmennya untuk tidak hanya menjadi organisasi “papan nama”. Forza Indonesia telah merancang program kerja yang fokus pada dua lini: Pencegahan (Prevensi) dan Rehabilitasi.
Ke depannya, Forza Indonesia akan menggandeng organisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan untuk memperluas jangkauan kampanye anti-narkoba melalui pendekatan yang lebih kekinian dan inovatif bagi remaja.
LANGKAH MENUJU BEKASI BEBAS NAPZA
Kegiatan pelantikan ini juga diwarnai dengan diskusi strategis mengenai kompleksitas peredaran narkoba di wilayah urban. Para tokoh masyarakat yang hadir sepakat bahwa tren peredaran zat terlarang kini semakin canggih, sehingga diperlukan sinergi yang berkelanjutan (sustainable).
Dengan dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Bekasi, kehadiran Forza Indonesia diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan Napza secara signifikan, demi mewujudkan visi Kota Bekasi yang aman, sehat, dan unggul di masa depan. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply