MSIR.COM, Kota Bekasi —Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen serius dalam memerangi penyebaran HIV/AIDS sekaligus menghapuskan diskriminasi terhadap para penyintas. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, secara resmi membuka Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2025 di Balai Patriot, menegaskan bahwa momentum ini adalah panggilan untuk aksi nyata dan refleksi kemanusiaan.
UBAH STIGMA, PERKUAT EMPATI
Sekda Junaedi menekankan bahwa Peringatan Hari AIDS Sedunia tidak boleh hanya menjadi acara seremonial. “Ini menjadi momentum refleksi dan aksi bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap HIV dan AIDS, sekaligus menghapus stigma dan diskriminasi terhadap para penyintas,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi berjanji akan terus memperkuat tiga pilar utama:
1. Pencegahan dan Edukasi yang masif.
2. Penyediaan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan berkeadilan.
3. Mendorong Kolaborasi Lintas Sektor (pemerintah, tenaga medis, pendidikan, komunitas, dan media).
Junaedi juga mengingatkan bahwa isu HIV/AIDS melampaui batas kesehatan. “HIV dan AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan kemanusiaan,” katanya. Ia mengajak warga untuk membangun lingkungan yang penuh empati, saling mendukung, dan memberikan ruang yang aman serta bermartabat bagi semua.

Sebagai penutup, ia mendorong seluruh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, menjauhi perilaku berisiko, dan tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang sudah tersedia, dengan harapan dapat menekan angka penularan dan mewujudkan Kota Bekasi yang sehat dan berdaya. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply