Kesiapan Penuh Polri untuk Pemulihan Bencana di Sumatera: Ratusan Personel dan Alat Khusus Dikerahkan

Photo Dok. Divisi Humas Polri
Photo Dok. Divisi Humas Polri

MSIR.COM, Depok Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmen penuh dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera dengan menggelar operasi kemanusiaan besar-besaran. Pengerahan ini melibatkan ratusan personel dan beragam alat khusus, menegaskan peran Polri sebagai garda terdepan pemulihan pasca-bencana.

​Aksi cepat ini dilakukan menindaklanjuti arahan langsung Presiden RI. “Bapak Presiden menekankan agar seluruh kekuatan Polri dioptimalkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, menegaskan pentingnya validasi personel dan peralatan sebelum diterjunkan ke lapangan.

KEKUATAN UTAMA YANG DIKERAHKAN

​Polri telah menyiagakan total 561 personel gabungan, yang terdiri dari:

  • 361 personel Brimob
  • 200 personel Sabhara

PERALATAN DAN DUKUNGAN TEKNIS

Serta sejumlah perlengkapan medis dan teknis. Di antaranya adalah 12 ambulans dengan 48 tenaga kesehatan, 19 K9 untuk pencarian, 15 dapur lapangan, 12 unit water treatment, dan perlengkapan SAR. Pasukan ini akan diberangkatkan ke beberapa wilayah seperti Aceh Besar, Aceh Tamiang, Bireuen, Gayo Lues, Agam, dan Tapanuli.

 

FOKUS WILAYAH DAN PERAN GANDA POLRI

​Pasukan dan bantuan ini akan disebar ke berbagai wilayah terdampak, termasuk Aceh Besar, Aceh Tamiang, Bireuen, Gayo Lues, Agam, dan Tapanuli.

​Lebih dari sekadar evakuasi, peran Polri diperluas untuk menjaga stabilitas sosial dan layanan publik. Trunoyudo menambahkan, “Kami memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan meski di tengah situasi bencana.”

​Peran ganda tersebut mencakup:

  • Distribusi Bahan Bakar
  • Penyediaan Air Bersih
  • Layanan Kesehatan
  • Fasilitas Ujian (untuk pelajar yang terdampak)

PERCEPATAN IDENTIFIKASI KORBAN DENGAN TIM DVI

​Dalam penanganan korban meninggal, Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri masih bekerja keras. Pengiriman freezer tambahan dari Polda Riau menjadi krusial. “Ini penting agar proses identifikasi post-mortem, antemortem, hingga DNA dapat dilakukan dengan lebih cepat,” jelas Trunoyudo.

​Penegasan komitmen Polri menutup pernyataan tersebut: “Polri akan terus hadir secara optimal untuk memulihkan kondisi pasca bencana.” [■]

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!