Karaoke Atlas Cikarang Selatan Ditutup, Polisi Cegah Konflik Antar Kelompok

MSIR.COM, Kabupaten Bekasi Kepolisian Sektor Cikarang Selatan menutup sementara operasional tempat karaoke Atlas pada Rabu (7/1) malam. Langkah ini diambil guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin Setiawan mengatakan, penutupan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya kerumunan dua kelompok yang berpotensi memicu konflik. “Karena sudah ada laporan dari masyarakat terkait adanya keramaian-keramaian, kami piket bersama jajaran Polres Metro Bekasi dan saya pimpin langsung mendatangi lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, potensi gangguan muncul lantaran adanya dua pihak yang sama-sama mengklaim kepemilikan dan masing-masing datang bersama pendukungnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu perbedaan argumen hingga berujung tindakan melawan hukum.

“Belum sempat terjadi gesekan, tapi ada potensi karena kedua belah pihak hadir di lokasi. Kami antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Pihaknya memastikan situasi terpantau aman dan kondusif, dan kehadiran aparat merupakan bagian dari kewajiban kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Saat ini situasi kondusif. Kewajiban saya sebagai Kapolsek memastikan warga, khususnya di Cikarang Selatan, aman, tentrem, dan kondusif,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dengan meminta kedua belah pihak saling menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Polres Metro Bekasi maupun Polda Metro Jaya. “Solusi dari kami, kedua belah pihak saling menghargai karena saat ini masih berproses laporan polisi. Kami hadir untuk menjaga agar tidak terjadi pelanggaran hukum,” ujarnya.

Penutupan sementara karaoke Atlas dilakukan atas dasar diskresi kepolisian, dan akan dibuka kembali jika situasi sudah kondusif. “Kita sama-sama menghormati, keamanan itu lebih utama dibandingkan yang lain, keselamatan sementara ini kita off-kan dulu supaya situasi kondusif,” jelasnya.

Erwin menambahkan, dialog antara kedua belah pihak telah dilakukan dan disepakati untuk menahan diri demi menjaga situasi tetap kondusif. “Saran saya jelas, ada kesepakatan dan kepastian hukum di antara kedua belah pihak. Alhamdulillah semuanya menerima, dan teman-teman media bisa lihat sendiri, situasi sekarang aman dan terkendali,” pungkasnya. [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!