KAHMI Kota Bekasi Rayakan Milad ke-59, Ketua DPRD Sardi Efendi Tegaskan Peran HMI dalam Jaga Ideologi Bangsa

MSIR.COM, Kota Bekasi —Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Kota Bekasi menggelar perayaan Milad ke-59 dengan menegaskan kembali komitmennya sebagai kekuatan moral-intelektual bangsa, khususnya di Kota Bekasi. Acara yang mengusung tema “NYAMAN KOTANYA SEJAHTERA WARGANYA DAN SEHAT JIWA RAGANYA” ini dipusatkan di Stadion Patriot Candrabhaga saat gelaran Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi, 28/9/2025.

​Turut hadir Ahmadi dari F-PKB anggota Komisi IV, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi  memberikan sambutan hangat. Sardi Efendi, yang juga merupakan seorang aktivis HMI, menekankan pentingnya silaturahmi untuk memperkuat KAHMI.

 

PERAN HMI DALAM MENJAGA IDEOLOGI BANGSA 

Dalam perayaan Milad ini, KAHMI Kota Bekasi bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyediakan cek kesehatan gratis bagi para pengunjung. Selain itu, antusiasme masyarakat terlihat dalam sesi senam Yahusa bersama, sebuah inisiatif yang sejalan dengan tema Milad yang menekankan pada kesehatan jiwa dan raga.

​Dalam sambutannya, Sardi Efendi secara khusus menyinggung peran historis HMI di bulan September. Ia menegaskan kembali bahwa HMI memiliki peran krusial dalam melawan ideologi komunis di Indonesia.

​”Ini bulan September, seingat sejarah di negara kita, yang melawan ideologi komunis adalah HMI. Jadi, kalau ada ideologi komunis, ‘perstaturunannya’ (keturunannya) masih hidup, ini harus menjadi pentingnya adalah HMI,” ujar Sardi Efendi.

​Menurutnya, bulan September adalah momen ketika perang ideologi terjadi, dan keberadaan HMI, serta berhimpunnya alumni dalam KAHMI, berfungsi untuk menguatkan eksistensi dan jati diri dalam menjaga ideologi kebangsaan.

 

FONDASI AL-QURAN DAN HADIS SERTA BUDAYA INTELEKTUAL 

​Sardi Efendi juga menyoroti fondasi dasar HMI, yaitu syiar Islam, Al-Qur’an, dan Hadis. Ia mengingatkan para kader dan alumni agar tidak terbalik, di mana kajian diskusi kencang namun kajian Al-Qur’an dan Hadisnya kurang.

​”Inspirasi diskusi ideologi kita adalah dari Al-Qur’an dan Hadis. Jangan sampai kita punya inspirasi diskusi, tapi ideologinya mungkin enggak jelas, HMI tapi bicara ideologinya mengarah-arah bukan HMI,” tegasnya.

​Lebih lanjut, ia memuji budaya intelektualisme yang diwariskan HMI, mencontohkan rekan-rekan alumni yang sukses menjadi Wakil Dekan dan Kepala Program Studi. Ia juga mendorong agar alumni memanfaatkan akses beasiswa dari pemerintah daerah untuk adik-adik aktivis HMI, sebagai bentuk penguatan kader.

​Acara milad ini turut dihadiri dari Kepala Dinas Kesehatan kota Bekasi, dan perwakilan dari Polres Metro Bekasi Kota, “menegaskan sinergi alumni HMI dalam turut serta menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai bagian dari penguatan bersama” menutup sambutan dari Ketua DPRD Kota Bekasi. [■]

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!